Sekilas Info

Berkas Tiga Tersangka Korupsi Pengadaan Speedboat MBD Dikembalikan Jaksa

satumalukuID/Husen Toisuta Disianus Orno alias Odie (kanan) tersangka kasus dugaan korupsi speedboat Dishub Kabupaten Maluku Barat Daya tahun 2015, tampak keluar dari ruang penyidik Ditreskrimsus Polda Maluku, Mangga Dua, Kota Ambon, Senin (8/3/2021).

satumalukuID- Berkas perkara milik tiga orang tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan speedboat di Dinas Perhubungan (Dishub), Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), dikembalikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku.

Pengembalian berkas milik tiga tersangka itu kepada penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor), Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku, ini karena belum lengkap.

Berkas ketiga tersangka yang dikembalikan beserta petunjuk untuk dilengkapi polisi itu masing masing, Oddie Orno, mantan Kepala Dishub MBD, Margareth Simatauw, Kontraktor Pengadaan Barang, dan Rico Kontul, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).

"Sudah dikembalikan ke penyidik untuk dilengkapi. Ada beberapa poin yang perlu dilengkapi sebelum proses tahap II nanti," ungkap Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas (Kasipenkum) Kejati Maluku, Samy Sapulette, kepada wartawan di Kantor Kejati Maluku, Kota Ambon, Selasa (4/5/2021).

Untuk diketahui, kasus itu terungkap ke publik setelah BPK melakukan audit terhadap pembelian empat unit speedboat. Pembelian itu dialokasikan dari APBD Kabupaten MBD tahun 2015 sebesar Rp 1 miliar lebih.

Kasus ini terkuak setelah diduga terjadi manipulasi anggaran. Sebab, empat buah speedboat itu belum juga dikirim ke Tiakur ibukota MBD sesuai waktu yang ditentukan.

Padahal, dana pembuatan empat buah speedboat bernilai miliaran rupiah telah dicairkan 100 persen sejak pertengahan tahun 2016 lalu.

Saat BPK melakukan pengecekan, tersangka memerintahkan mengirimkan dua buah speedboat. Anehnya, dua buah dari empat speedboat yang dikirim dalam keadaan rusak. Saat ini empat buah speedboat mengalami kerusakan di pantai Tiakur.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!