Sekilas Info

Jelang Idul Fitri 1442 H, Pemda Maluku Gelar Pasar Murah Mobile Selama Empat Hari

satumalukuID/Husen Toisuta Sekda Maluku Kasrul Selang, didampingi Kadis Perindag Provinsi Maluku Elvis Pattiselano, Sekot Ambon A.G Latuheru, dan Anos Yeremias Anggota Komisi C DPRD Maluku, memukul tifa pertanda pembukaan pasar murah mobile jelang hari raya Idul Fitri 1442 H di halaman parkir Kantor Gubernur Maluku, Kota Ambon, Senin (3/5/2021).

satumalukuID- Pemerintah Daerah Provinsi Maluku melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) resmi menggelar Pasar Murah Mobile, jelang hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah di Pulau Ambon meliputi Kota Ambon dan Kabupaten Maluku Tengah.

Pasar Murah Mobile yang akan berlangsung selama empat hari itu diluncurkan Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku, Kasrul Selang dari halaman Kantor Gubernur Maluku, Kota Ambon, Senin (3/5/2021). Pasar murah akan dilaksanakan hingga Kamis (6/5/2021) mendatang.

Gubernur Maluku, Murad Ismail dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Maluku mengatakan, pasar murah mobile ini akan menyinggahi desa-desa di Pulau Ambon, baik Kota Ambon, maupun Maluku Tengah, yang berbasis data Program Keluarga Harapan (PKH) Dinas Sosial Maluku.

"Kita patut bersyukur bahwa menyambut hari raya Idul Fitri tahun ini stok kebutuhan pokok masyarakat di Maluku masih tersedia dalam jumlah yang cukup," katanya.

Semua ketersediaan bahan pokok masyarakat ini, kata dia, merupakan kerjasama semua pihak. Mereka sudah membangun komunikasi, koordinasi dan kolaborasi secara terus menerus dengan beberapa kota besar di provinsi lainnya di Indonesia.

"Kami berharap pasar murah ini dapat terdistribusi tepat sasaran dan menyentuh masyarakat ekonomi lemah yang membutuhkan," harapnya.

Senada, Kepala Disperindag Provinsi Maluku, Elvis Pattiselano mengungkapkan, pelaksanaan pasar murah bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada para pengusaha dan distributor untuk berpartisipasi membantu Pemda.

Bantuan yang diberikan yaitu menjual kebutuhan pokok masyarakat dengan harga terjangkau, sehingga dapat meringankan beban masyarakat terutama umat muslim.
"Sehingga mereka bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau menjelang Idul Fitri 1442 H," katanya.

Selain itu, pasar murah ini juga dengan sendirinya membangun dan meningkatkan rasa kecintaan masyarakat terhadap produk dalam negeri.

Pasar murah ini, kata Elvis, juga diselenggarakan Disperindag yang berada di 8 kabupaten/kota, kecuali Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Kepulauan Tanimbar dan Kepulauan Aru.

"Kami menjual barang/komoditi dengan sistem paket, 1 paket harganya Rp. 50.000. Per paket berisi telur 1 rak (30 butir), gula pasir 2 kg, terigu 2 kg dan minyak goreng 2 liter. Harga ini kalau dipasaran harganya Rp 128.000. Namun masyarakat hanya membeli dengan Rp.50.000," ungkapnya.

Untuk diketahui, pembukaan pasar murah mobile ini ditandai dengan pemukulan tifa oleh Sekda Maluku yang didampingi Kadis Perindag Provinsi Maluku, Sekot Ambon A.G Latuheru, dan Anggota Komisi C DPRD Maluku Anos Yeremias. Setelah pemukulan tifa kemudian pelepasan sejumlah kendaraan pasar murah mobile yang akan menuju desa-desa di Pulau Ambon.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!