Sekilas Info

Gubernur Maluku Ikut Rakor Evaluasi PPKM Mikro, Antisipasi Potensi Kerumunan

satumalukuID/Istimewa Gubernur Maluku Murad Ismail.

satumalukuID- Gubernur Maluku Murad Ismail, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) secara virtual bersama Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian tentang evaluasi pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, Senin (3/5/2021).

Rakor diikuti Gubernur dari kediaman pribadinya, Kawasan Desa Poka, Kota Ambon. Ia didampingi Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Jeffry A. Rahawarin, Sekda Kasrul Selang, Kadis Kesehatan Meykal Pontoh dan Forkompinda terkait.

Rakor yang dipimpin langsung oleh Mendagri ini turut dihadiri Kepala BNPB Doni Munardo, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, perwakilan Kementerian Agama/Kesehatan dan kementerian terkait lainnya secara virtual.

Bercermin dengan fenomena penyebaran kasus Covid-19 di India yang disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya ritual keagamaan, Mendagri menekankan, situasi dan kondisi jelang Hari Raya Idul Fitri tahun ini tidak lantas mengabaikan protokol kesehatan. Oleh karena itu, pemerintah mengeluarkan kebijakan membatasi mobilitas masyarakat.

Tito meminta kepada Kepala Daerah (Gubernur/Bupati/Walikota) bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), untuk mengantisipasi potensi kerumunan yang terjadi jelang lebaran.

"Setiap Kepala Daerah dan Forkopimda, agar mengidentifikasi potensi kerumunan di daerahnya masing-masing, yang berhubungan dengan ekonomi seperti pasar, mall dan lain-lain. Di beberapa kasus sudah terjadi, harus diantisipasi," pinta Mendagri.

Mantan Kapolri itu menilai, peran kepala daerah bersama Forkopimda dalam penegakan aturan dan protokol kesehatan, menjadi kunci dalam pemutusan rantai penyebaran Covid-19, termasuk di dalamnya rencana aksi dalam melakukan pencegahan di setiap kegiatan atau tempat yang berpotensi terjadi penularan.

"Perlu ada langkah dari Forkopimda untuk melakukan antisipasi, mengidentifikasi daerah yang mana, apa bentuk kegiatannya, pasar mana, mall mana? Kemudian lakukan langkah pencegahan termasuk penegakan aturan," tandas Mendagri.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!