Sekilas Info

Pemprov Maluku Rogoh Rp 12 M untuk Bayar TKD dan THR PNS, Ini Jadwalnya

satumalukuID/Husen Toisuta Sekda Maluku Kasrul Selang tampak sedang memberikan keterangan pers kepada wartawan di aula lantai 6 Kantor Gubernur Maluku, Kota Ambon, Jumat (30/4/2021).

satumalukuID- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Maluku memastikan membayar Tunjangan Kinerja Daerah (TKD), dan Hari Raya (THR) kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Kepastian itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku, Kasrul Selang, kepada wartawan di lantai 6 Kantor Gubernur Maluku, Kota Ambon, Jumat (30/4/2021).

Tak hanya THR dan TKD, Pemrov juga akan membayar gaji ke-13 kepada kurang lebih 11.000 PNS di Maluku termasuk guru.

"Katong (Kita) baru saja terima PP (Peraturan Pemerintah) 63 Tahun 2021 tentang THR dan Gaji 13," kata Kasrul.

Kapan hak-hak PNS ini diterima, kata Kasrul, paling lambat pada bulan Juni 2021 mendatang untuk gaji ke-13.

"Untuk gaji 13 paleng lambat dibayarkan Juni 2021. Karena perhitungannya itu biasa di pakai di tahun-tahun ajaran baru untuk sekolah," jelasnya.

Sedangkan untuk THR, lanjut Kasrul, rencananya akan dibayarkan sebelum hari 13 menjelang lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah.

"THR itu diperkirakan misalnya lebaran tinggal 13 hari. Jadi tanggal 3-4 kita bayar gaji, setelah itu bayar TKD, setelah itu bayar THR. Jadi boleh dipastikan THR untuk pegawai-pegawai di pemda itu sebelum tanggal 11 itu sudah selesai," katanya.

Menurut Kasrul, pegawai negeri mempunyai peran yang penting dalam menaikan roda ekonomi. Bila mereka mendapatkan sesuatu di bulan yang baik, akan lebih bagus.

"Jadi PNS cukup banyak tadi, kalau 11 ribuan, ada uang beredar di hari-hari baik ini, bisa katong naikan inflasi di hari-hari besar keagamaan ini," katanya.

Kasrul mengaku, untuk membayar TKD dan THR milik PNS pihaknya akan merogoh kocek kurang lebih sebesar Rp.12 M.

"Kalau gaji 13 belum dihitung. Kalau TKD dan THR saja kurang lebih Rp.12 miliar. Katong pegawai termasuk guru kan hampir 11.000. Kalau hanya pegawai pemerintah provinsi saja sekitar 4.700-an," ungkapnya.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!