Sekilas Info

Nasib Tiga Tersangka Korupsi Speedboat MBD Tunggu Jawaban Jaksa

satumalukuID/Husen Toisuta Disianus Orno alias Odie (kanan) tersangka kasus dugaan korupsi speedboat Dishub Kabupaten Maluku Barat Daya tahun 2015, tampak keluar dari ruang penyidik Ditreskrimsus Polda Maluku, Mangga Dua, Kota Ambon, Senin (8/3/2021).

satumalukuID- Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku, sudah melimpahkan berkas perkara tahap I kasus dugaan korupsi pengadaan empat unit speedboat di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).

Saat ini, penyidik Tipidkor Ditreskrimsus Polda Maluku sedang menunggu jawaban hasil penelitian berkas tersebut dari Jaksa Penuntut Umum (JPU), Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku.

Berkas tiga tersangka yang diserahkan kepada JPU yaitu milik Disianus alias Oddie Orno, eks Kepala Dinas Perhubungan MBD, Margareth Simatauw, Kontraktor Pengadaan Barang, dan Rico Kontul, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).

"Sudah Kita limpahkan (berkas tiga tersangka) kepada Jaksa. Kita serahkan pekan kemarin," kata Kasubdit Tipidkor, Kompol Gerald Wattimena, Selasa (27/4/2021).

Baca juga;  https://www.satumaluku.id/2021/03/08/usai-diperiksa-sebagai-tersangka-adik-wagub-maluku-tidak-ditahan/

Untuk diketahui, kasus itu terungkap ke publik setelah BPK melakukan audit terhadap pembelian empat unit speedboat. Pembelian itu dialokasikan dari APBD Kabupaten MBD tahun 2015 sebesar Rp 1 miliar lebih.

Kasus ini terkuak setelah diduga terjadi manipulasi anggaran. Sebab, empat buah speedboat itu belum juga dikirim ke Tiakur ibukota MBD sesuai waktu yang ditentukan.

Padahal, dana pembuatan empat buah speedboat bernilai miliaran rupiah telah dicairkan 100 persen sejak pertengahan tahun 2016 lalu.

Saat BPK melakukan pengecekan, tersangka memerintahkan mengirimkan dua buah speedboat. Anehnya, dua buah dari empat speedboat yang dikirim dalam keadaan rusak. Saat ini empat buah speedboat mengalami kerusakan di pantai Tiakur.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!