Sekilas Info

Ketika PLN Mobile dan Lampu Mati di Bulan Ramadan

satumalukuID- Listrik merupakan salah satu kebutuhan penting masyarakat. Di massa pandemi Covid-19, ketersediaannya semakin dibutuhkan, apalagi di tengah Bulan Ramadan.

PLN sendiri menyadari pentingnya ketersediaan listrik tersebut. Sehingga berbagai upaya sudah dilakukan dalam melayani pelanggan. Termasuk meluncurkan aplikasi PLN Mobile.

PLN Mobile merupakan aplikasi baru sebagai penyempurnaan dalam upaya peningkatan pelayanan bagi pelanggan atau salah satu pilar dari program transformasi PLN.

Sayangnya, berbagai upaya peningkatan pelayanan pelanggan tersebut belum sepenuhnya dirasakan masyarakat, khususnya beberapa daerah di PLN wilayah Maluku dan Maluku Utara.

Bahkan warga menilai, PLN belum tulus dan ikhlas melayani masyarakat. Pasalnya, meski telah mengerahkan tenaga-tenaga handal untuk menjaga ketersediaan pasokan listrik selama 2x24 jam di Bulan Ramadan, namun masih saja terjadi pemadaman atau mati listrik tanpa adanya pemberitahuan.

Bahkan, aplikasi PLN Mobile yang dirancang melayani warga di tengah pandemi Covid-19 mengalami hal serupa atau tidak berfungsi.

"Katanya sudah siap di Bulan Ramadan. Tapi mana buktinya. Nanti kalau katong bayar terlambat biar di Bulan Ramadan lai pasti dikenakan denda," kata Ibu Nur, warga Kompleks Tanah Rata, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, kepada satumaluku.id, Sabtu (24/4/2021).

Nur mengaku mati lampu telah berlangsung sejak pukul 11.30 WIT, dan hingga saat ini pukul 14.30 WIT, belum lagi menyala. Bahkan pemberitahuan balik melalui aplikasi PLN Mobile belum diterima.

"Belum dapat info sama sekali. Sudah dikirim (aduan) melalui pengaduan di aplikasi PLN Mobile, tapi sampai saat ini belum ada balasan," katanya.

Manager Komunikasi PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara, Ramli Malawat saat dikonfirmasi mengaku pemadaman terjadi akibat pekerjaan penggantian tiang kropos. Bahkan dia mengaku jadwal pemadaman telah diinformasikan.

"Dan saat ini pekerjaan sudah selesai, tahap kesiapan penormalan sistem," katanya.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!