Sekilas Info

Dorong Percepatan Pembangunan Bandara di Maluku Barat Daya, KSP Harap Selesai Sebelum Tahun 2024

satumalukuID/Istimewa Deputi I Kepala Staf Kepresidenan Febry Calvin Tetelepta (kiri) menerima cendramata dari Bupati Maluku Barat Daya Benyamin TH. Noach, di Bina Graha, Jakarta, Senin (19/4/2021).

satumalukuID- Kantor Staf Presiden (KSP) mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD). Satu diantaranya pembangunan dan pengembangan Bandar Udara (Bandara) untuk diselesaikan sebelum tahun 2024.

Deputi I Kepala Staf Kepresidenan Febry Calvin Tetelepta, mengatakan, pengembangan bandara merupakan bagian penting untuk mendukung potensi perikanan dan pariwisata di MBD.

"Pengembangan bandara untuk mendukung potensi perikanan dan pariwisata di Maluku Barat Daya, sehingga kita dorong percepatan penyelesaiannya sebelum 2024," kata Febry saat menerima audiensi Bupati MBD di Bina Graha, Jakarta, Senin (19/4/2021).

Dalam pertemuan itu, Bupati MBD Benyamin TH. Noach mengaku perlunya penambahan bandara di tiga lokasi potensial yaitu Pulau Moa, Pulau Babar, dan Pulau Wetar.

Selain itu, ia juga mengaku perlunya infrastruktur lain seperti pelabuhan, jalan, listrik, dan energi sebagai upaya mendukung pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu, Direktur Bandara Kementerian Perhubungan, Nafhan Syahroni, menyampaikan Pemerintah Daerah perlu meningkatkan frekuensi penerbangan sebagai syarat untuk pengembangan bandara di MBD.
Nafhan mengaku pengembangan bandara Moa di MBD terakhir dilakukan pada Tahun 2019. Dan, saat ini pesawat ATR-72 sudah bisa mendarat di sana.

"Selanjutnya, Pemda harus mempercepat penyusunan Feasibility Study (FS) dari usulan pengembangan bandara tersebut, dan tidak menutup kemungkinan untuk lokasi-lokasi lainnya," katanya.

Febry Calvin Tetelepta juga menambahkan terkait infrastruktur jalan, bahwa pada rapat sebelumnya dengan Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional Provinsi Maluku telah dipastikan jalan di Pulau Masela, Pulau Babar, Pulau Leti dan Pulau Lirang akan diprioritaskan untuk tuntas di tahun 2021 ini.

KSP juga akan mendorong infrastruktur lainnya agar masyarakat di Kabupaten MBD dapat memiliki akses transportasi dan energi yang lebih baik.

Sekedar diketahui, rapat lanjutan terkait pembahasan infrastruktur di MBD akan dilanjutkan pada 3 Mei 2021 mendatang di KSP. Ini untuk memastikan percepatan pembangunan infrastruktur di sana.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!