Sekilas Info

Bawa Sabu untuk Bandar Narkotika Gerald Tomatala di Rutan Ambon, Edin Terancam 7 Tahun Penjara

satumalukuID/Husen Toisuta Pengungkapan kasus narkotika oleh Join Operation (BNNP, Polda, Kodam, Lanud, Bea Cukai, KSOP dan Angkasa Pura) di Gedung Keuangan Negara Ambon, Kota Ambon, Kamis (17/12/2020).

satumalukuID- Sarifudin Bin Sueb alias Edin, pembawa sabu-sabu kepada bandar narkotika, Gerald Tomatala, yang sedang mendekam di Rutan Ambon, terancam hukuman 7 tahun penjara.

Warga Tantui, Kecamatan Sirimau Ambon ini dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Ambon, Kota Ambon, Selasa (20/4/2021).

Selain pidana badan, pria 33 tahun itu juga dibebankan membayar denda sebesar Rp.800 juta, subsider 3 bulan kurungan.

"Meminta majelis hakim agar memvonis pidana penjara terhadap terdakwa selama 7 tahun, dipotong masa tahanan," pinta JPU J.W. Pattiasina, dalam sidang yang dipimpin ketua majelis hakim, Hamja Kailul.

Terdakwa yang didampingi kuasa hukumnya, Herberth Dadiara, dinyatakan terbukti bersalah melanggar pasal 112 ayat (1) UU nomor 35 tahun tahun 2009 tentang narkotika.

Menurutnya, perbuatan terdakwa yang memberatkan adalah tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika, dan dilarang Undang-undang. Sementara meringankannya adalah terdakwa bersikap sopan dipersidangan.

Sekedar diketahui, berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi di persidangan, terungkap terdakwa ditangkap pada 18 November 2020 sekitar pukul 14.00 WIT. Ia diamankan di Gang masuk Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon, Kawasan Waiheru, Kecamatan Baguala Ambon.

Penangkapan berawal saat petugas BNNP Maluku menerima informasi terkait akan dibawakannya sabu-sabu kepada bandar narkotika Gerald Tomatala. Kala itu, terpidana yang saat ini sudah dijerumuskan di Nusakambangan itu mendekam di Rutan Ambon.

Mendapat info itu, petugas BNNP melakukan pemantauan dan mencurigai gerak-gerik terdakwa. Tim kemudian mengamankan yang bersangkutan.

Setelah diamankan, petugas melakukan penggeladahan dan menemukan barang bukti satu paket sabu. Barang haram itu dikemas dalam plastik klem bening berukuran sedang, kemudian dibungkus dalam plastik kresek.

Saat diinterogasi, terdakwa mengaku narkotika golongan I bukan tanaman ini milik Gerald Tomatala. Barang mematikan itu dibawa karena di suruh adik Gerald, Anita Tomatala (berkas terpisah).

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!