Sekilas Info

Warga Sekitar Pasok Sayuran ke BKP-BTR, Wujud Kemanfaatan Bagi Masyarakat Lingkar Tambang

satumalukuID/Istimewa Para petani memasok bahan pangan ke BKP-BTR, sebagai wujud komitmen, bahwa kehadiran perusahaan ini memberi kemanfaatan kepada masyarakat lingkar tambangnya.

satumalukuID - Batutua Kharisma Permai dan Batutua Tembaga Raya (BKP-BTR), perusahaan pertambangan yang beroperasi di Pulau Wetar, Maluku Barat Daya, menyediakan makan tiga kali setiap hari bagi para karyawannya. Bahan pangannya sebagian mereka pasok dari masyarakat di lingkar area operasinya.

Kepada satumaluku.id, Jumat (16/4/2021), Dino Musida, Bagian Komunikasi BKP-BTR menuturkan, hal tersebut telah berlangsung sejak awal BKP-BTR beroperasi dan tetap berlanjut hingga saat ini ketika BKP-BTR telah menjadi bagian dari Merdeka Copper Gold.

“Kegiatan ini merupakan wujud komitmen, bahwa kehadiran BKP-BTR memberi kemanfaatan kepada masyarakat lingkar tambangnya,” ujar Dino.

Menurut dia, jenis bahan pangan itu adalah sayuran dan buah-buahan. Yang dominan itu kangkung, sawi hijau, bayam.

“Ada juga kacang panjang, sawi krop, lobak, kol bunga, kol kepala, brokoli, wortel, bunga pepaya, timun, pepaya muda, cabai rawit, cabai besar, kemangi, seledri, sereh, dan labu kuning. Untuk bawang merah dan lainnya tergantung musim. Lalu ada daun singkong, singkong, jeruk asam, pisang, sayur nangka muda. Kemudian untuk buah, ada semangka, melon, jeruk manis dan mangga,” bebernya.

Dino menyebutkan, para petani sayur dan buah tersebut berjumlah seratus orang lebih, pada musim normal. Kebanyakan dari mereka adalah para ibu.

“Namun mereka yang menanam sayur dan buah menjadi berkurang pada musim angin barat, sebab cuaca penuh dengan hujan dan angin serta hama belalang,” terangnya.

Proses kegiatan tersebut, lanjut Dino, dilakukan oleh tim levelihood yang merupakan bagian dari Community Development - External Affairs Department.

“Mereka senantiasa melakukan pemantauan terhadap kegiatan penanaman dan pemeliharaan oleh para petani sayur dan buah, sehingga kualitasnya sesuai dengan standar yang telah ditentukan,” ujarnya.

Selanjutnya tim livelihood, kata Dino, memberitahukan komoditi apa saja yang akan dipanen kepada Prasmanindo Boga Utama (PBU), perusahaan catering mitra BKP-BTR. Dari sinilah PBU menentukan menu makanan bagi karyawan.

“PBU jugalah yang membeli semua hasil dari petani sayur dan buah. Selain sayuran dan buah, juga berlangsung hal yang sama dengan produk ayam pedaging dan petelur, ikan dan tahu-tempe,” pungkasnya.

Penulis: Tiara Salampessy
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!