Sekilas Info

Wawali Kota Ambon Launching Jong Ambon Fc, Yakin Persepakbolaan Kembali Bangkit

satumalukuID/Istimewa Lounching Jong Ambon Fc di Tribun Lapangan Merdeka, Kota Ambon, Kamis (15/4/2021). Empat dari kanan; Rhony Sapulette, Presiden Jong Ambon Fc, Syarief Hadler, Wakil Wali Kota Ambon, dan Sofyan Lestaluhu, Ketua PSSI Maluku.

satumalukuID- Jong Ambon Football Club (Fc) dilounching Wakil Wali Kota Ambon Syarief Hadler di Tribun Lapangan Merdeka, Kamis (15/4/2021).

Orang nomor 2 di Kota Manise ini merasa yakin persepakbolaan Maluku, khususnya di Ambon akan kembali bangkit setelah mengalami mati suri yang berkepanjangan.

Maluku telah banyak melahirkan pesepakbola handal. Bahkan, hampir di setiap dekade, provinsi ini selalu saja mengirimkan anak-anaknya dalam skuad inti tim nasional Garuda Indonesia.

Sayangnya, hingga saat ini tidak ada satupun klub dari Maluku yang bisa berlaga dalam kompetisi nasional seperti liga I, II, bahkan liga III. Padahal, pemain-pemain asal Maluku saat ini bertebaran memperkuat klub-klub elite Indonesia.

"Saya mempunyai harapan dan bahkan memiliki keyakinan yang kuat, bahwa persepakbolaan di Kota Ambon mulai bangkit, dan Insya Allah akan datang Ambon tidak lagi dipertanyakan seperti disinggung oleh ketua PSSI Maluku tadi," kata Syarief dalam sambutannya.

Syarief mengakui kalau Ambon pernah dipercayakan untuk menjadi tuan rumah berbagai ivent kompetisi sepakbola. Tapi, sayangnya prestasinya selama ini masih nihil.

"Tapi memang sepakbola di Kota Ambon dia mati suri, potensinya cukup besar, bibit sepakbola di kota ini cukup banyak, bahkan Maluku, tapi kita memang kurang mendapat perhatian," terangnya.

Olehnya itu, Syarief berharap dengan kehadiran Jong Ambon Fc bersama Presidennya Rhony Sapulette, persepakbolaan di Ibukota Provinsi Maluku ini dapat kembali bangkit dan menorehkan prestasi gemilang, baik di kancah nasional, maupun internasional.

"Mari kita dukung, dan kita berharap sepakbola di kota ini bisa berkembang menjadi lebih baik seperti yang kita harapkan bersama," tandasnya.

Sebelumnya, Presiden Jong Ambon FC, Rhony Sapulette, mengungkapkan, klub yang didirikannya tersebut sudah terbentuk sejak tahun 2020.

"Tapi karena pembentukan satu organisasi harus didasari oleh legalitas yang jelas. Untuk itu dengan berbangga hati juga Jong Ambon sudah memiliki akte notaris (pendirian), bahkan sudah punya SK Kementerian Hukum dan HAM," katanya.

Meski kehadiran Jong Ambon FC yang berada di bawah naungan Yayasan Nanaku Sombar Maluku itu, bukan pertama di Maluku, khususnya Ambon, tapi Rhony memastikan bahwa Jong Ambon akan membangkitkan kembali persepakbolaan di negeri para Raja-raja ini.

"Jong Ambon ini tidak muluk-muluk, tapi kita memberikan kepastian bahwa selama ini persebakbolaan di tanah Maluku khususnya Kota Ambon yang mati suri berkepanjangan akan bangkit kembali," yakinnya.

Rhony menjelaskan, pemberian nama Jong Ambon diambil dari sejarah pergerakan Johanes Latuharhari, sebelum lahirnya Sumpah Pemuda.

"Jadi tanpa Jong Ambon Repoblik ini juga belum tentu merdeka. Tanpa Jong Ambon juga, persepakbolaan kita pasti juga akan mengalami mati suri," terangnya.

Pengembangan persepakbolaan, lanjut Rhony, tidak bisa berharap dari Pemerintah. Sebagi pemerhati dan anak negeri, tentunya memiliki tanggung jawab bersama membangun persepakbolaan di tanah Maluku, khususnya di Kota Ambon.

"Jong Ambon Fc di tahun 2021 ini akan mengikuti kompetisi U17, dan untuk Liga III. Katong seng muluk-muluk, liga III dulu, karena katong bentuk pembinaan ade-ade yang usia dini dari umur 16, membentuk karakter dan perilaku mereka," tandasnya.

Rhony menyebutkan, Manager Jong Ambon Fc yaitu Imanuel Manuputty dan pelatihnya Gafar Lestaluhu. Dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan seleksi dengan mendatangkan pelatih nasional, serta Raja Ishak dari Malaysia sebagai ketua tim seleksi.

"Dalam waktu dekat, ade-ade sudah mendaftarkan diri di Jong Ambon Fc, dan dalam waktu dekat juga sudah diadakan seleksi. Kita akan lakukan seleksi secara profesional," terangnya.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!