Sekilas Info

Tak Ada Jejak Rijik yang Hilang Tercebur di Perairan Banda Basarnas Hentikan Pencarian

satumalukuID/Istimewa Tim SAR Pos Banda tampak sedang melakukan pencaraian terhadap korban hilang di perairan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (13/4/2021)

satumalukuID- Lima hari sudah, proses pencarian Rijik Dapin, warga Pulau Ai, Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, tidak membuahkan hasil.

Remaja 18 tahun itu telah dinyatakan hilang di laut Banda. Ini setelah Basarnas, unsur potensi SAR, termasuk pihak keluarga sepakat menghentikan pencarian.

Pencarian disetop karena tim SAR gabungan tidak menemukan jejak keberadaan Rijik. Padahal, tim sudah melakukan pencarian seluas 30 NM menyusuri pulau-pulau terdekat.

Meski pencarian sudah dihentikan sejak Selasa (13/4/2021), namun Basarnas Ambon masih terus melanjutkan dengan proses pemantauan selama 2 hari ke depan.

"Kesepakatan keluarga serta potensi SAR, tidak ada tanda-tanda korban ditemukan maka Ops SAR dinyatakan ditutup dan dilanjutkan dengan Pemantauan sampai hari ke tujuh," kata Mustari, Kepala Basarnas Ambon.

Baca juga;  https://www.satumaluku.id/2021/04/09/satu-pemuda-pulau-ai-tercebur-dan-hilang-di-perairan-banda/

Standar Operasional Prosedur (SOP) Ops SAR selama 7 hari. Namun berdasarkan kesepakatan semua pihak, Ops SAR di hari ke 5 sudah dinyatakan tutup, sambil melanjutkan pemantauan selama dua hari ke depan.

"Semua unsur SAR yang terlibat kembali ke satuan masing masing," tambah Mustari.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!