Sekilas Info

Bantu Bandar Narkotika di Rutan Ambon, Dua Oknum PNS Kemenkumham Maluku Resmi Ditahan

satumalukuID/Istimewa Kepala BNNP Maluku, Brigjen Pol M.Z. Muttaqien tampak memberikan keterangan pers saat memimpin razia bersama Kanwil Kemenkumham Maluku, Polsek Baguala dan Koramil Baguala di Rutan Klas II Ambon.

satumalukuID- Dua oknum PNS Kanwil Kemenkumham Maluku, IR dan MC, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka. Mereka resmi ditahan penyidik Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku, Minggu (11/4/2021).

Dua pegawai Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas II, dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klas II Ambon ini, turut membantu kejahatan yang dilakukan RB, narapidana narkotika dari dalam Rutan Ambon, Kawasan Desa Waiheru, Kota Ambon.

Penyidik BNNP Maluku juga menetapkan VN dan EP sebagai tersangka. Dua kurir atau anak buahnya RB, bandar narkotika itu resmi ditahan hari ini.

"Telah diterbitkan Surat Penahanan terhadap 4 Orang tersangka yaitu FB (VN), EP, MC, dan IR," ungkap Brigjen Pol M.Z. Muttaqien, Kepala BNNP Maluku kepada satumaluku.id, Minggu (11/4/2021).

Baca juga;  https://www.satumaluku.id/2021/04/06/bnnp-bongkar-bisnis-narkotika-jaringan-rutan-ambon-dua-pegawai-kemenkumham-hingga-50-gram-sabu-sabu-diamankan/

Menyoal terkait RB, bandar narkotika yang saat ini sedang mendekam di Rutan Ambon, Muttaqien mengaku pihaknya tidak menerbitkan Surat Perintah (Sprin) Penahanan.

"Kami tidak terbitkan Sprin Penahanan kepada RB, karena yang bersangkutan merupakan Tahanan Rutan Ambon. Dan selama dalam proses penyidikan di Bon oleh Penyidik," kata dia.

Baca juga; https://www.satumaluku.id/2021/04/10/lima-terduga-narkotika-jaringan-rutan-ambon-dipastikan-disangkakan-pasal-berlapis/

Muttaqien menyebutkan, ke empat tersangka yang juga sudah resmi ditahan hari ini dikenakan pasal berlapis dengan ancaman di atas 5 tahun penjara. Yaitu Pasal 112, 114 dan 132 Undang-Undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009.

"Untuk tersangka VN, EP, IR dan MC, akan ditahan selama 20 hari ke depan terhitung hari ini hingga Jumat (30/4/2021) mendatang," tandasnya.

Baca juga;  https://www.satumaluku.id/2021/04/06/dua-pegawai-perempuan-diduga-terlibat-peredaran-narkotika-ini-kata-kakanwil-kemenkumham-maluku/

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!