Sekilas Info

Potensi Kelautan di Komwil VI APEKSI Dapat Sorotan Khusus Bima Arya

satumalukuID/Humas Pemkot Ambon Ketua Dewan Pengurus APEKSI 2021 -2024, Bima Arya.

satumalukuID - Potensi kelautan yang ada pada Komisariat Wilayah (Komwil) VI Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), dimana dari 17 Kota Anggota Komvil VI, ada 14 Kota yang letaknya daerah pesisir, yakni Ternate, Tidore, Tual, Bitung, Manado, Parepare, Makassar, Ambon, Sorong, Palu, Jayapura, Gorontalo, Bau-bay dan Kendari, menjadi sorotan khusus Ketua Dewan Pengurus APEKSI 2021 -2024, Bima Arya.

“Oleh sebab itu potensi kelautan harus menjadi fokus kita, bagaimana kita dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari potensi laut,” ujar Bima Arya, di Kediaman Wali Kota Gorontalo, saat membuka Musyawarah Komwil VI APEKSI, Sabtu (10/11/2021).

Bima berharap APEKSI lebih meningkatkan perannya, menjadi referensi kebijakan daerah karena Wali Kota dan Pemerintah Kota yang lebih paham kondisi warganya.

“Inovasi dalam pelayanan publik di masa pandemi Covid 19 perlu dilakukan dengan segala penyesuaian, yakni refocusing dan relokasi yang memerlukan kreativitas, inovasi, dan koordinasi yang lebih intens, baik dengan pemerintah pusat maupun sesama pemerintah kota,” tambahnya.

Menurut Bima, potensi APEKSI begitu besar dimana anggaran lebih dari Rp.200 triliun/tahun (di luar DKI Jakarta) dan dikelola oleh anggota APEKSI, dengan populasi hingga 70 juta jiwa. Sebab itu dia mengajak seluruh anggota APEKSI untuk proaktif dalam berinovasi untuk melayani masyarakat.

Sementara itu, Ketua Komwil VI APEKSI periode 2017 - 2020, Richard Louhenapessy, dalam sambutannya menjelaskan bahwa tema Muskomwil IX diangkat karena relevan dengan situasi saat ini semua pemerintah kota tengah berjuang menghadapi pandemi Covid 19.

“Pada situasi pandemi Covid-19 diperlukan inovasi dari pemerintah kota, untuk tetap memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Muskomwil ini yang seharusnya dilaksanakan pada tahun 2020 namun terkendala situasi pandemi ini, merupakan moment bagi semua anggota Komwil VI APEKSI untuk lakukan evaluasi mendasar atas kiprah organisasi dala kurun waktu lalu,” tuturnya.

Richard sampaikan, semua hasil evaluasi tersebut menjadi pertimbangan untuk menentukan arah kebijakan dan penyelenggaraan berbagai agenda yang berorientasi pada kepentingan bersama pemerintah kota kawasan Timur Indonesia ini.

“Pada Muskomwil ke-8 tahun 2017 di Kota Ternate, Maluku Utara, telah ditetapkan enam kebijakan pokok APEKSI Komwil VI, yakni pemantapan advokasi dan regulasi, peningkatan kapasitas pemerintah kita, pengembangan kerjasama atau kemitraan antar daerah dan antar lembaga, serta konsolidasi organisasi,” ucapnya.

Dia katakan, dalam tiga tahun kepengurusannya keenam kebijakan pokok tersebut sedemikian rupa diupayakan pelaksanaannya, di tingkat teknis operasional oleh sekertariat APEKSI Komwil VI yang berkedudukan di Makassar.

“Saya berikan apresiasi terhadap peran semua pihak penyelenggara pemerintah daerah atas sumbangsih bagi upaya mewujudkan tata kelola pemerintah yang baik. Terhadap apa yang dilakukan pada kepengurusan ini. Jika dirasakan ada manfaatnya, tiada lain karena peran serta kita semua selaku penggiat penyelenggara pemerintah daerah,” terangnya.

Richard menambahkan, sekecil apapun perannya tentu memberikan sumbangsih yang baik bagi terwujudnya good governance di kota-kota kawasan timur Indonesia.

Penulis: Tiara Salampessy
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!