Sekilas Info

Razia Berantas Narkotika di Rutan Ambon, Petugas Temukan 3 Ponsel Milik Narapidana

satumalukuID/Istimewa Kepala BNNP Maluku Brigjen Pol M.Z. Muttaqien, tampak memberikan keterangan pers di depan Rutan Klas II Ambon, Waiheru, Kota Ambon, Kamis (8/4/2021).

satumalukuID- Razia gabungan berlangsung di dalam Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas II Ambon, Desa Waiheru, Kota Ambon, Kamis (8/4/2021). Sebanyak 3 buah handphone milik narapidana ditemukan.

Razia dilakukan petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP), dan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Maluku, dengan melibatkan aparat Polsek Baguala, dan Koramil Baguala.

Selain dua ponsel jadul dan satu android bersama cargernya, sejumlah barang lain yang dilarang dibawa masuk juga ditemukan. Seperti sejumlah sedotan, gunting, sendok, jepit kuku, paku, korek api gas, alat cukur, plasdisk, balsem, minyak urut, deodoran, kabel, buku, dan barang-barang lainnya.

Kegiatan yang diberi nama bersih-bersih Lembaga Pemasyarakat (Lapas) dan Rutan ini berlangsung menyusul pengungkapan kasus narkotika yang dikendalikan Robi Tomatala, seorang narapidana narkotika dari balik jeruji besi Rutan Ambon.

"Alhamdulillah saat ini kita bisa bersinergi, bekerjasama lintas instansi. Ada BNNP, Polsek Baguala, dan Koramil Baguala," kata Kepala Kakanwil Kemenkumham Maluku, Andi Nurka, usai razia berlangsung di Rutan Ambon, Kamis pagi tadi.

Baca juga;  https://www.satumaluku.id/2021/04/06/bnnp-bongkar-bisnis-narkotika-jaringan-rutan-ambon-dua-pegawai-kemenkumham-hingga-50-gram-sabu-sabu-diamankan/

Menurutnya, razia yang dilakukan hari ini merupakan bagian dari mengimplementasikan perintah dari pusat, baik Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), maupun Badan Narkotika Nasional (BNN), serta Polri dan TNI.

"Jadi intinya kita harus satukan persepsi. Kemudian langkah-langkah kita tempuh untuk pengamanan ketertiban di Lapas maupun Rutan di wilayah Maluku," terangnya.

Andi mengatakan, kegiatan razia yang dilakukan tersebut merupakan bagian dari sebuah tindakan pencegahan atau prefentif.

"Hal seperti ini sudah berjalan lama. Cuman teman-teman (wartawan) belum tahu saja kerjasama kami dengan BNNP, Polisi dan TNI sudah berjalan," sebutnya.

Langkah bersih-bersih saat ini, diharapkan dapat terus dilakukan secara intens, dengan tidak menentu waktunya.
"Sewaktu-waktu bila kondisi tidak memungkinkan lagi, berbahaya, kita akan turun lagi, apakah itu satu minggu atau satu bulan," ujarnya.

Di tempat yang sama yaitu di depan pintu Rutan Ambon, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku, Brigjen Pol M.Z. Muttaqien, mengaku bangga dapat bekerjasama yang baik dengan Kepala Kanwil Kemenkumham Maluku.

"Saya bangga atas kerjasama yang baik ini, sehingga bisa lakukan razia bersih-bersih di jajaran Rutan, Lapas ini," katanya.

Baca juga;  https://www.satumaluku.id/2021/04/06/dua-pegawai-perempuan-diduga-terlibat-peredaran-narkotika-ini-kata-kakanwil-kemenkumham-maluku/

Muttaqien mengaku razia saat ini juga merupakan perintah Menteri Kemenkumham, dan Kepala BNN, sebagai bentuk sinergitas dalam memberantas peredaran dan pencegahan gelap narkoba, sesuai intruksi Presiden Nomor 5 tahun 2020.

"Atas kerjasama yang baik ini kita bisa lihat tampilan di sini ada beberapa alat bukti yang tidak layak berada di dalam (Rutan), baik itu alat komunikasi dan lainnya. Dan hari ini kita serahkan kepada bapak Kakanwil (Kemenkumham) untuk bisa menindaklanjutinya," tandasnya.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!