Sekilas Info

Di Hari Minggu Nasib Dua Oknum PNS Kemenkumham Ditentukan BNNP Maluku

satumalukuID/Istimewa Hasil razia narkotika yang dilakukan di Rutan Ambon, Waiheru, Kota Ambon, Kamis (8/4/2021).

satumalukuID- Nasib dua perempuan berinisial IT dan MC, oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Maluku, ditentukan hari Minggu (11/4/2021) mendatang.

Pegawai Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas II dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klas II Ambon ini, diduga turut membantu kejahatan peredaran narkotika dari dalam Rutan Ambon, Kawasan Waiheru, Kota Ambon.

Peran dua perempuan itu terungkap setelah aparat dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku meringkus VN (23), dan EP (40) di Bandara Pattimura, Kota Ambon, Senin (5/4/2021).

Baca juga;  https://www.satumaluku.id/2021/04/06/dua-pegawai-perempuan-diduga-terlibat-peredaran-narkotika-ini-kata-kakanwil-kemenkumham-maluku/

Baca juga;  https://www.satumaluku.id/2021/04/08/razia-berantas-narkotika-di-rutan-ambon-petugas-temukan-3-ponsel-milik-narapidana/

Baca juga;  https://www.satumaluku.id/2021/04/06/bnnp-bongkar-bisnis-narkotika-jaringan-rutan-ambon-dua-pegawai-kemenkumham-hingga-50-gram-sabu-sabu-diamankan/

Dari tangan VN dan EP, petugas menemukan narkotika jenis sabu-sabu seberat kurang lebih 50 gram. Zat adiktif itu ternyata milik narapidana berinsial RB, bandar narkotika yang mengendalikannya dari dalam Rutan Ambon.

Kepala BNNP Maluku, Brigjen Pol M.Z. Muttaqien, mengungkapkan, lima terduga pelaku termasuk dua perempuan oknum PNS itu hingga saat ini masih terus dalam pemeriksaan.

Status para terduga yaitu dua oknum PNS yakni IT dan MC, serta VN, EP, dan RB belum ditetapkan sebagai tersangka.

"Masing-masing masih dalam pengembangan pemeriksaan penyidikan. Hari Minggu baru kita putus ya," kata jenderal bintang 1 Polri ini kepada satumaluku.id, melalui telepon genggamnya, Kamis (8/4/2021).

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!