Sekilas Info

Dua Pegawai Perempuan Diduga Terlibat Peredaran Narkotika, Ini Kata Kakanwil Kemenkumham Maluku

satumalukuID/Husen Toisuta Kepala Kanwil Kemenkumham Provinsi Maluku, Andi Nurka.

satumalukuID- IR dan MC, dua perempuan, oknum PNS Kemenkumham Maluku yang bertugas di Rutan dan LPKA Ambon, diduga terlibat dalam peredaran narkotika.

Dua oknum PNS perempuan itu disebut-sebut turut membantu Robi Tomatala (RB), bandar narkotika yang kini sedang menjalani vonis putusan hukuman 4 tahun penjara di Rutan Klas II Ambon.

Terungkapnya keterlibatan dua oknum PNS ini setelah BNNP Maluku berhasil meringkus VN (23) dan EP (40) bersama narkotika jenis sabu-sabu seberat kurang lebih 50 gram di Bandara Pattimura Ambon, Kota Ambon, Senin (5/4/2021).

"Diduga (IR dan MC) ada keterkaitan dengan penangkapan di Bandara (Pattimura Ambon) itu," kata Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Maluku, Andi Nurka kepada satumaluku.id, melalui telepon genggamnya, Selasa malam (6/4/2021).

Andi mengungkapkan, adanya indikasi keterlibatan dua anak buahnya itu setelah dihubungi Kepala BNNP Maluku Brigjen Pol M.Z. Muttaqien pada Senin kemarin pukul 08.00 WIT.

"Jadi penangkapan kurir di bandara (VN dan EP) oleh pihak BNN, dan saya di telepon jam 8 pagi kemarin. Katanya ada keterkaitan dengan pegawai Rutan Ambon dan pegawai LPK Ambon. Saya langsung turun dengan Kepala BNN," terangnya.

Baca juga;  https://www.satumaluku.id/2021/04/06/bnnp-bongkar-bisnis-narkotika-jaringan-rutan-ambon-dua-pegawai-kemenkumham-hingga-50-gram-sabu-sabu-diamankan/

Menyoal keterlibatan peran dua PNS tersebut dalam kasus ini, Andi belum mengakuinya. Sebab, hingga saat ini dua pegawainya itu masih dalam pemeriksaan di BNNP Maluku, Karang Panjang Ambon.

"Soal keterlibatan mereka sampai saat ini Saya belum tahu, karena penyidik dari BNN sementara melakukan pemeriksaan. Saya langsung serahkan dua pegawai saya dua-duanya perempuan. Jadi kita menunggu hasil dari sana (BNNP Maluku)," katanya.

Kendati demikian, Andi mengaku jika nantinya dua anak buahnya itu benar terlibat turut membantu peredaran narkotika dari dalam Rutan, maka pihaknya akan menindak secara tegas.

"Kalau mereka terlibat itu sudah jelas hukumannya. Dipecat, masa mau piara (pekerjakan) orang seperti itu," tegasnya.
Dia menyebutkan, pihaknya selama ini sudah bersih-bersih untuk menindak siapa saja yang terlibat narkotika di lingkungan kerja Kemenkumham Maluku.

"Selama ini kita bekerjasama dengan pihak BNN maupun Polda. Kalau ada indikasi keterlibatan pegawai Saya, ya minimal berita acara penurunan pangkat kalau memang tidak secara langsung atau keluar daerah, tapi kalau langsung kan harus ada pemecatan," tegasnya.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!