Sekilas Info

Pencuri yang Tidak Tamat SD di MBD Ditangkap, Polisi Sita Sejumlah Pisau dan Uang Ratusan Ribu

satumalukuID/Istimewa Ilustrasi

satumalukuID- Pelarian IDL, seorang pencuri yang diduga kerap meresahkan masyarakat di sejumlah wilayah di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), akhirnya berakhir. Sementara BS, temannya masih dalam pengejaran polisi.

Pemuda 24 tahun yang tidak tamat Sekolah Dasar (SD) itu berhasil ditangkap aparat gabungan dari Satreskrim, dan Polsek Serwaru, Kepolisian Resort (Polres) MBD pada Jumat (2/4/2021) pukul 12.30 WIT.

Dari tangan warga Desa Wulur, Kecamatan Damer, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Usw Desa Pati Kecamatan Moa ini, polisi menyita 2 buah pisau, uang tunai Rp.700 ribu, 2 handphone, 2 korek api gas, sepotong batu pengasah, 1 buah peniti, dan selembar kertas undangan yang tertulis beberapa nomor handphone tak dikenal.

"Berkat informasi dari masyarakat, pada hari Jumat tanggal 2 April 2021 pukul 12.30 WIT telah diamankan seorang pelaku pencurian atas nama IDL (24), pendidikan terakhir SD Kelas V (lima)," ungkap Kapolres MBD, AKBP Budi Adhy Buono, Sabtu (3/4/2021).

Budi menjelaskan, IDL bersama rekannya diduga telah melakukan pencurian di 5 Tempat Kejadian Perkara (TKP). Di mana, pada Senin (22/3/2021) sekitar pukul 02.30 WIT, dia bersama BS, beraksi di rumah Niklas Mirulewan, Tiakur.

"Barang yang diambil yaitu 1 buah handphone Advan warna putih, dan 1 buah handphone Nokia warna biru. Barang bukti saat ini dalam penguasaan temannya BS, 1 buah handphone Vivo warna merah," terangnya.

Di hari yang sama atau sekitar pukul 03.00 WIT, kedua pelaku kembali beraksi di rumah Frits Pera, atau persisnya di jalan yang mengarah ke Kantor PLN setempat. Sejumlah barang bukti (BB) hasil pencurian milik korban berhasil dibawa kabur.

"BB yang diambil 1 unit laptop Aser warna hitam dan cargernya, 1 buah handphone Siomi warna hitam, serta 1 buah handphone Oppo warna hitam. BB saat ini dalam penguasaan BS, temannya," kata Budi.

Tak sampai di situ, IDL dan BS juga terungkap beraksi di rumah Hendrik Wotlana, lorong depan masjid Nurul Iman Kalwedo Tiakur, pada Rabu (24/3/2021) sekitar pukul 03.15 WIT.

"Mereka kembali mengambil 1 buah handphone Vivo warna merah milik korban," sebutnya.

Masih di kawasan lorong depan masjid pada hari yang sama, IDL dan BS kembali mencuri di rumah Robi Septori sekitar pukul 03.30 WIT. Mereka berhasil membawa kabur 1 buah handphone Samsung J7 Pro.

"Dan terakhir itu hari Minggu (28/3/2021) sekitar pukul 13.00 WIT, IDL dan BS kembali mencuri di desa Moain, Kecamatan Moa tepatnya di rumah Manase Aitiawisima dan mengambil uang tunai sebesar Rp.950.000," terangnya.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!