Sekilas Info

Kelas Alam Shedini Gelar Belajar Menggambar di Pantai Welaring Hukurila

satumalukuID/Istimewa Direktur Shedini Ambon Island, Dwi Prihandini, memotivasi anak-anak SD Negeri Hukurila Ambon, saat membuka kegiatan Belajar Menggambar di Sekolah Alam Shedini, di Pantai Welaring, Hukurila, Ambon, Selasa (30/3/2021).

satumalukuID - Pekerja kemanusiaan yang juga pendiri Clerry Cleffy Institute, Dwi Prihandini, menghadirkan program Kelas Alam Shedini yang akan secara rutin diadakan setiap bulan sekali bagi anak-anak dan perempuan marjinal di Desa Hukurila, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon.

"Karena saya tinggal di sini, dan merasa sebagai warga masyarakat Hukurila. Saya merasa perlu untuk berkontribusi bagi anak-anak dan perempuan marjinal di sini. Jadi saya membuat kelas ini, agar anak-anak dan perempuan marjinal mendapatkan ilmu yang bisa digunakan dalam sumber daya mereka, terutama untuk anak-anak agar mereka juga bisa menjadi lebih percaya diri dan memiliki banyak kegiatan bermain," ujar Dwi, usai Kelas Alam Shedini, Selasa (30/03/2021), bertempat di kawasan destinasi wisata pantai Shedini Ambon Island, yang berlokasi di Pantai Welaring, Hukurila.

Dwi yang juga adalah Direktur Shedini Ambon Island ini menuturkan, untuk kelas pertama dipilih kegiatan menggambar, karena dirinya memilih kegiatan di luar pendidikan akademik, sehingga dapat merangsang otak anak-anak agar lebih ceria, dan sembari bermain, tidak hanya melakukan aktivitas sekolah saja.

"Selain kegiatan sekolah, anak-anak juga memiliki kegiatan di sini. Program kelas ini akan hadir setiap bulan, setelah hari ini kelas menggambar, akan ada lagi pemateri-pemateri lainnya yang beraktivitas di lokasi Hukurila. Selain itu kita juga mengajak anak-anak untuk cinta akan lingkungan sekitar, terutama menjaga pantai," ungkapnya.

Dia katakan, bahwa kita semua harus ikut bertanggung jawab dengan kondisi pantai, tidak boleh membuang sampah sembarangan. Oleh sebab itu pada hari ini juga dia membagikan kepada anak-anak, buku mengenai cara menjaga pantai tetap lestari.

"Selama saya berkeliling di Ambon, saya rasa di Hukurila masih tenang dan sepi, sehingga saya merasa nyaman untuk tinggal dan menulis di sini. Selain itu saya bisa menikmati keindahannya. Di Ambon banyak pantai yang indah, namun beberapa sudah agak ramai dan banyak pengunjung," terangnya.

Sementara itu, Kepala SD Negeri Hukurila, Enggelina F. Angkotamony mengaku, sangat mengapresiasi program Kelas Alam Shedini ini, terutama di tengah kondisi pandemi Covid-19, saat ini anak-anak perlu adanya kegiatan yang dapat menghibur.

"Kegiatan ini meskipun terlihat seperti bermain, namun di dalamnya sudah termasuk ada proses pembelajaran. Dan itu masuk dalam program literasi sekolah," ujarnya.

Karena menurut Enggelina, memang menggambar atau mewarnai adalah bagian dari literasi. Dan pihaknya sangat memberikan apresiasi, karena program-program ini sangat dibutuhkan oleh sekolah-sekolah yang jauh dari pusat kota.

Kegiatan yang tetap memperhatikan protokol kesehatan ini, diikuti sebanyak 50 murid, dari kelas 1 hingga kelas 5. Masing-masing kelas diwakili 10 orang murid. Di mulai sejak pukul 10.00 WIT, belajar menggambar yang dibimbing seniman sketsa Embong Salampessy ini, berakhir pada pukul 13.00 WIT.

Penulis: Tiara Salampessy
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!