Sekilas Info

Transplantasi Karang Bersama KANAL di Morela, Widya: Laut Maluku Harus Jadi Laboratorium Karang Dunia

satumalukuID- Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku, Widya Pratiwi Murad Ismail, bersama Kelompok Pecinta Alam (KPA) Perhimpunan Komite Anak Alam (KANAL) Maluku, melakukan kegiatan transplantasi karang di Pantai Hutupokol, Negeri Morella, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Minggu (28/3/2021).

Dalam aksi peduli lingkungan laut tersebut, Widya mengajak masyarakat pesisir pantai di Maluku agar dapat menjaga kawasan terumbu karang. Menurutnya, potensi terumbu karang yang dimiliki di laut Maluku, dapat menjadi laboratorium karang dunia.

"Kegiatan transplantasi karang ini bertujuan untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga konservasi alam," kata Widya.

Menurutnya, transplantasi karang dilakukan untuk merehabilitasi dan memulihkan kawasan terumbu karang yang rusak. Ini juga berguna untuk meningkatkan koloni karang yang masih tersisa.

"Saya meminta agar kegiatan transplantasi karang ini tidak hanya sekadar bersifat seremonial. Ke depan Laut Maluku harus menjadi laboratorium karang dunia, baik untuk kepentingan penelitian, objek wisata underwater atau bawah laut, dan yang paling penting fungsinya sebagai kawasan konservasi dan penyanggah ekosistem laut," pintanya.

Terumbu karang, kata Istri Gubernur Maluku ini, memiliki fungsi penting dalam menjaga ekosistem laut. Namun faktanya, banyak sekali kawasan terumbu karang di Maluku yang mengalami kerusakan akibat ulah manusia.

Salah satu penyebabnya adalah adanya aktivitas penangkapan ikan dengan cara-cara illegal seperti penggunaan bom ikan dan potasium yang sangat merusak lingkungan laut.

"Transplantasi karang yang kita lakukan hari ini, merupakan upaya kita bersama untuk menjaga dan melestarikan, serta mendukung kembali percepatan konservasi laut dan rehabilitasi karang yang mulai rusak dan punah," tandasnya.

Widya mengaku, masih banyak tantangan dan pekerjaan rumah yang harus dijawab ke depan. Ia optimis, karena masih ada anak-anak muda yang peduli dan mau berkomitmen menjaga alam serta lingkungannya. Apalagi dengan adanya dukungan Pemerintah maupun Swasta, maka kelestarian alam yang dinikmati hari ini, dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

"Sebagaimana konsep sustainable development, atau pembangunan berkelanjutan," sebutnya.

Kepada Perhimpunan KANAL, Widya menyampaikan rasa terima kasih atas upaya dan kerja-kerja organisasi ini dalam menjaga alam dan lingkungannya.

"Di usia pengabdian yang sebentar lagi memasuki usia perak 25 tahun, yakni 30 Mei 2021 mendatang, saya berharap Perhimpunan KANAL semakin meningkatkan peran dan partisipasinya, dan dapat membangun bekerjasama dan kolaborasi dengan Pemerintah maupun stakeholder lainnya, dalam melestarikan alam dan lingkungan sekitar kita," pintanya.

Sementara itu, Sekretaris Umum Perhimpunan KANAL Maluku, Shelvia Hatala, mengapresiasi kepedulian Widya yang selama ini juga konsen terhadap isu-isu lingkungan.

"Semoga kampanye peduli lingkungan yang selama ini dilakukan oleh Ibu Widya dapat mengedukasi dan menginspirasi masyarakat terutama kalangan pemuda untuk semakin peduli pada kelestarian lingkungan hidup," harapnya.

Foto: satumalukuID/Istimewa

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!