Sekilas Info

LAWAN COVID-19

Hingga Senin, Sudah 19.533 Warga Kota Ambon Divaksinasi Covid-19

satumalukuID/Husen Toisuta Nurdin Tubaka, Kontributor Mongabay Indonesia di Maluku saat divaksin Covid-19 di Gedung Sport Hall, Kota Ambon, Rabu (17/3/2021).

satumalukuID – Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kota Ambon, Joy Adriaansz menyebutkan, hingga Senin (22/3/ 2021), tercatat sudah sebanyak 19.533 warga kota ini yang telah menerima suntikan vaksin.

“Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 secara massal, disambut dengan antusias oleh warga kota Ambon,” ujar Joy, kepada wartawan di Ambon, Selasa (23/3/2021).

Menurut Joy, penerima vaksin tersebut terdiri dari warga lanjut usia (lansia) 5.482 orang, pendidik 4.920, tokoh agama 225, pegawai BUMN 943, tenaga kesehatan (nakes) 4.954, anggota TNI/Polri 1.945, ASN, 1.069, pedagang 887, Sopir 332, dan wartawan 31 orang.

“Pelaksanaan vaksinasi massal yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon berjalan dengan baik pada sejumlah lokasi dan masih dilakasanakan sesuai dengan ketersediaan vaksin,” teragnya.

Selain dipusatkan di Sporthallm kawasan Karang Panjang, Joy menuturkan, kegiatan vaksinasi oleh Pemkot Ambon juga dilaksanakan di puskesmas, instansi-instasi, bahkan di pasar, yang menyasar para pedagang dan supir angkutan kota (angkot).

“Kegiatan vaksinasi massal bahkan turut dipantau langsung oleh Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy bersama Wakil Wali Kota, Syarif Hadler,” ujarnya.

Joy mengakui, vaksin yang disuntikan aman karena hingga saat ini belum ada laporan dampak ikutan pasca vaksin yang masuk.

“Sejauh ini belum ada laporan dampak ikutan pasca vaksin yang mengkahwatirkan, kalau reaksi pusing dan sakit di bagian lengan yang disuntik itu biasa. Ada juga warga yang takut atau trauma jarum suntik sehingga berdampak secara psikologis, tetapi hanya sebagian kecil saja. Jadi vaksin ini sepenuhnya aman,” paparnya.

Pemkot Ambon, disebutnya, terus mendorong agar warga yang masuk sebagai prioritas penerima vaksin, dapat segera mendaftar dan mengikuti vaksinasi pada Puskesmas terdekat. Menurutnya, semakin banyak warga kota yang menerima vaksin, semakin cepat terbentuk herd immunity atau kekebalan kelompok.

“Makin banyak yang divaksinasi, semakin banyak yang terlindungi dari penyebaran covid19,” tandasnya.

Penulis: Tiara Salampessy
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!