Sekilas Info

Ini Pesan Wakapolda Maluku di Sidang Jemaat GPM Kategorial Polri Teratai Kasih

satumalukuID/Istimewa Wakapolda Maluku Brigjen Pol Jan de Fretes saat menyampaikan sambutan dalam sidang ke-7 jemaat GPM Kategorial Polri Teratai Kasih, Tantui, Kota Ambon, Senin (22/3/2021).

satumalukuID- Wakil Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Brigjen Pol Jan de Fretes, menghadiri persidangan ke-7 Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Kategorial Polri Teratai Kasih, di Asrama Tantui, Kota Ambon, Senin (22/3/2021).

Dalam sambutannya, orang nomor 2 Polda Maluku itu menyampaikan sejumlah pesan untuk dijalankan para jemaat. Ia juga sangat mengapresiasi penyelenggaraan persidangan tersebut.

"Selaku pribadi dan atas nama Wakapolda Maluku saya mengucapkan terima kasih dan sangat mengapresiasi penyelenggaraan persidangan jemaat GPM Kategorial Polri Teratai Kasih," kata Wakapolda.

Menurut Wakapolda, sidang jemaat ke-7 selain merupakan agenda Sinode GPM, juga wujud dari panggilan iman personil Polri, dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab sebagai pelindung, pengayom dan pelayanan masyarakat.

"Persidangan yang dilaksanakan setiap tahun ini merupakan wadah untuk mengevaluasi kinerja pelayanan dan program kerja tahun sebelumnya pada semua jenjang di dalam jemaat," katanya.

Penyelenggaraan sidang, kata Wakapolda, bertujuan untuk merumuskan dan memutuskan berbagai program kerja pelayanan, yang akan dilaksanakan satu tahun ke depan.

"Seperti kita ketahui bersama saat ini bangsa Indonesia dan seluruh dunia sementara berjibaku dengan permasalahan pandemi Covid-19, yang masih terus terjadi dan menghantam hampir semua sektor penting bangsa kita," ucapnya.

Berbagai sektor penting yang menjadi dampak pandemi Covid-19, kata dia, yaitu dari sisi ekonomi, pendidikan, perdagangan, pariwisata dan sejumlah sektor penting lainnya.

"Selain kondisi pandemi, kita juga harus menyadari bahwa bangsa kita adalah bangsa yang besar dan majemuk, terdiri dari berbagai suku, agama, etnis, bahasa dan budaya," ujarnya.

Situasi bangsa di tengah pandemi serta kemajemukan yang ada, kata Wakapolda, memang merupakan sebuah kondisi kompleks dan dinamis yang harus disikapi bersama. Olehnya itu, dia mengajak semua untuk tidak menyerah begitu saja pada keadaan yang terjadi. Semua pihak harus senantiasa membangun kebersamaan, dan saling menghormati, menghargai.

"Sebagai orang percaya kita harus yakin bahwa Rahmat Tuhan telah datang sebagaimana tema persidangan saat ini," pintanya.

Jenderal bintang 1 Polri di Maluku itu berharap dalam proses persidangan nanti bisa berjalan dengan baik dan lancar.

"Kita harus percaya bahwa apapun yang diputuskan bersama di dalam persidangan adalah cara Tuhan berkarya demi masa depan pekerjaan, kesaksian, dan pelayanan di dalam jemaat GPM Kategorial Polri," harapnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Wakapolda menyampaikan beberapa pesan diantaranya, tetap menjaga kesehatan di masa pandemi Covid-19. Caranya yaitu menjaga kebersihan, baik diri sendiri maupun lingkungan.

Setiap jemaat diminta untuk senantiasa menggunakan masker, menghindari kerumunan, jaga jarak, berolahraga secara teratur, istirahat yang cukup dan cukupi asupan gizi, agar lebih meningkatkan imunitas tubuh.

"Patuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, serta senantiasa bersandar dan menaruh semua pengharapan kita kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, karena pengharapan di dalam Tuhan tidak akan sia-sia," pintanya.

Untuk diketahui, sidang ke-7 jemaat GPM Kategorial Polri Teratai Kasih, diselenggarakan di bawah sorotan tema: "Beritakanlah tahun Rahmat Tuhan telah datang dan kerjakanlah keselamatan-Mu (Yesaya 61:1-2; Filipi 2:12-13)." Sementara sub tema: "Menjadi gereja yang menghamba kepada Allah demi kesejahteraan bersama di tenga-tengah dunia."

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!