Sekilas Info

Dinkes Maluku Kenalkan Keunggulan Enam Fasilitas Pelayanan Kesehatan Masyarakat

satumalukuID/Husen Toisuta Kegiatan perkenalan fasilitas kesehatan milik Pemerintah Provinsi Maluku di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, Karang Panjang, Kota Ambon, Kamis (18/3/2021).

satumalukuID- Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Maluku memperkenalkan keunggulan dari enam fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat. Enam Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Dinkes Maluku ini diperkenalkan untuk diketahui masyarakat.

Enam UPT Dinkes Maluku itu di antaranya RSUD dr. M. Haulussy Ambon, RSUD dr. Ishak Umarella Tulehu, RSKD Nania Ambon, Laboratorium Kesehatan, Balai Kesehatan Paru Masyarakat (BPKM) dan Balai Pelatihan Kesehatan.

"Selama ini mungkin masyarakat belum terinformasi dengan baik dan benar tentang fasilitas-fasilitas pelayanan kesehatan milik Pemerintah Maluku tersebut," ungkap Kepala Dinkes Maluku, dr. Meykal Pontoh di Aula Kantor Dinkes Maluku, Karpan, Kota Ambon, Kamis (18/3/2021).

Meykal berharap melalui media informasi terkait fasilitas pelayanan kesehatan, baik tentang fungsi, layanan apa saja yang diberikan, dan keunggulan dimiliki serta biaya pemeriksaan yang murah, dapat tersampaikan kepada masyarakat.

"Seringkali yang terdengar itu yang negatif, tapi ade-ade (wartawan) mungkin tidak tahu ada banyak juga yang positif yang tidak terekspose," ujarnya.

Dia mencontohkan keunggulan dari balai laboratorium kesehatan mampu memeriksa kadar air dan udara. Kemudian bisa memeriksa bakteri, jamur dan lain-lain.

Sementara untuk BPKM, membantu penyakit paru masyarakat. Di antaranya, penyakit tumor paru, asma, TBC dan lain sebagainya.

BKPM memiliki alat deteksi secara dini penyakit paru-paru. Balai ini juga juga punya alat USG khusus paru. Serta memiliki alat tes CO, atau gas beracun.

Untuk RSUD dr. Ishak Umarella di Tulehu selain membuka layanan umum, bahkan pasien Covid, juga memiliki keunggulan lainnya yaitu Poli tradisional kecantikan.

"Kalau cewek-cewek yang mau cantik bisa datang ke RSUD Tulehu," sebutnya.

Meykal juga menyampaikan keunggulan dari RSKD Nania Ambon. Di sana, tak hanya melayani orang gila, tapi bisa melayani tumbuh kembang anak.

"Jadi kalau anak-anak yang super aktif atau hanya murung, bisa di bawa ke RSKD. Di situ ada dokter spesial anak," ungkapnya.

Sama halnya dengan RSUD dr. M. Haulussy Ambon. Ini merupakan satu-satunya RSUD di Maluku dengan tipe B.

"Kalau untuk balai pelatihan kesehatan, ini sangat penting untuk menjaga mutu semua tenaga kesehatan yang ada di Maluku," katanya.

Untuk diketahui, dalam perkenalan enam UPT Dinas Kesehatan Maluku tersebut dihadiri oleh Kepala Balai Laboratorium Kesehatan, dr. Ocha, Kepala Balai Pelatihan Kesehatan, Lis, Kepala Balai Kesehatan Paru Masyarakat dr. Adonia Rerung, Direktur RSUD dr. Ishak Umarella, dr. Dwi Murti Nuryanti, KTU RSKD Ambon, Ratna Nasir, serta Wakil Direktur Pelayanan dan Keperawatan RSUD dr. M. Haulussy Ambon, dr. Rodrigo Limmon.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!