Sekilas Info

Berkas Lengkap Dua Oknum Polisi Tersangka Kasus Penjualan Senpi dan Amunisi di Papua Akan Digiring ke Jaksa

satumalukuID/Husen Toisuta Polresta Ambon ekspose enam tersangka kasus dugaan jual beli senjata dan peluru kepada KKB di Markas Polresta Ambon, Selasa (23/2/2021).

satumalukuID- Berkas perkara milik dua oknum polisi masing-masing Bripka SPH dan Bripka MRA, tersangka kasus dugaan penjualan senjata api (senpi) dan amunisi di Papua, akhirnya dinyatakan lengkap.

Rencananya, kedua anggota Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease ini akan digiring ke Jaksa Penuntut Umum (JPU), Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon, Kota Ambon, Rabu (17/3/2021).

Selain dua polisi, empat warga sipil lainnya dalam pusaran kasus penjualan senpi kepada KKB di Papua, yaitu SN, RM, HN dan AT, juga akan digelandang bersama di Kejari Ambon.

Enam tersangka itu akan diserahkan setelah berkas perkara mereka sudah dinyatakan lengkap oleh jaksa pada beberapa hari lalu.

"Iya, kasus jual senpi dan amunisi sudah P21 (berkas perkara lengkap). Penyidik saat ini sedang siapkan berkas untuk besok tahap dua (penyerahan ke jaksa)," ungkap Kasubbag Humas Polresta Ambon Ipda Izaac Leatemia, Selasa (16/3/2021).

Setelah proses tahap II besok, kasus yang sempat menggemparkan masyarakat ini dinyatakan selesai ditangani penyidik Polresta Ambon. Selanjutnya, enam tersangka akan berproses dengan jaksa hingga berakhir di Pengadilan.

"Enam tersangka ini selanjutnya akan berproses dengan jaksa sampai naik sidang di pengadilan," pungkasnya.

Untuk diketahui, selain enam tersangka itu, kasus tersebut juga menjerat dua oknum anggota TNI Angkatan Darat (AD) dan Angkatan Udara (AU). Masing-masing berinisial Praka MS dan Praka RL.

Praka MS merupakan oknum anggota Yonif 733/Masariku. Dia diduga sebagai pemilik 600 butir amunisi. Sementara Praka RL, merupakan oknum anggota Lanud Pattimura Ambon. Ia diduga pemilik pistol revorver yang diberikan kepada MRA, oknum polisi.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!