Sekilas Info

Kasus Penganiyaan Anggota Polisi di Maluku Tengah Tuntas, RMS Diserahkan ke Jaksa

satumalukuID/Istimewa Tersangka RMS alias Oki tampak sedang mengisi formulir tahap II di Kantor Kejari Maluku Tengah, Rabu (10/3/2021).

satumalukuID- Kasus penganiayaan terhadap anggota polisi Brigpol Rudolof Falentino Sabandar, dinyatakan lengkap oleh Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Maluku Tengah.

Berkas perkara dan tersangka penganiyaan berinisial RMS alias Oki, warga Negeri Haruru, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, sudah dilimpahkan polisi kepada jaksa.

"Karena berkas perkara tersangka RMS alias Oki sudah dinyatakan P21 (lengkap) oleh jaksa, maka Tahap II (penyerahan tersangka dan barang bukti) sudah kami lakukan pada Rabu (10/3/2021) kemarin," ungkap Kapolres Maluku Tengah, AKBP Rositah Umasugi, Sabtu (13/3/2021).

Setelah diserahkan, maka kasus tindak pidana penganiyaan oleh pemuda 23 tahun ini terhadap anggota Polri tersebut dinyatakan selesai ditangani penyidik kepolisian.

"Selanjutnya tersangka mempertanggungjawabkan perbuatannya di pengadilan. Tersangka kita jerat dengan pasal 351 ayat (1) KUHPidana," terangnya.

Tersangka sendiri sempat buron beberapa bulan usai menganiaya Brigpol Rudolof di dusun Amahai 2, tepatnya di lapangan sepakbola gawang mini. Kala itu, sedang berlangsungnya pertandingan antara pemuda dari Desa Haruru melawan Desa Waraka.

Diakhir pertandingan dengan menggunakan bola yang terbuat dari pelastik tersebut, tiba-tiba terjadi keributan antar pemuda kedua desa.

"Saat itu korban melerai pelaku, namun pelaku ini langsung menganiaya korban hingga babak belur, meski korban sudah katakan bahwa dia seorang polisi," ungkap Rositah.

Menganiaya korban, tersangka langsung kabur berbulan-bulan. Usut punya usut, pengejaran polisi berhasil mengantongi tempat persembunyiaannya. Ia kemudian dijebloskan ke penjara setelah ditetapkan sebagai tersangka.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!