Sekilas Info

TRANSPORTASI

Sedang Dijajaki Kemungkinan Pengadaan Pesawat Amfibi untuk Layani Rute Ambon – Banda Naira

Pesawat amfibi N219 produksi PT Dirgantara Indonesia.

satumalukuID – Kementerian Perhubungan saat ini tengah menjajaki kemungkinan pengadaan pesawat amfibi untuk memenuhi kebutuhan transportasi di wilayah kepulauan, termasuk di Provinsi Maluku. Salah satunya kebutuhan transportasi dari Ambon ke Banda Naira.

"Sebagai negara kepulauan, kita membutuhkan pesawat amfibi. Mungkin semua tahu (Pulau) Banda Neira, itu membutuhkan amfibi," kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi usai meninjau sejumlah pesawat buatan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) di Hangar PTDI, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (19/2/2021).

Saat ini, katanya, ada satu angkutan dari Pulau Ambon yang menghubungkan dengan Pulau Banda Neira. Menurut dia, pesawat amfibi diperlukan guna menghubungkan masyarakat yang berdomisili di daerah kepulauan tersebut.

"Yang penting juga, saya nanti menganjurkan untuk perusahaan dalam negeri juga menggunakan (pesawat amfibi)," ujar Budi.

Selain itu, pesawat amfibi juga diperlukan untuk mengatasi berbagai landasan udara di tanah air yang memiliki landasan yang pendek.

Apalagi, kata dia, di Indonesia timur cukup banyak maskapai penerbangan perintis yang menghubungkan sejumlah daerah. Karenanya, ia juga meminta Dirjen Perhubungan Udara untuk memperhatikan hal tersebut.

Sementara itu, Direktur Utama PTDI Elfien Goentoro mengatakan sejumlah lapangan terbang yang ada di daerah terpencil memang memiliki landasan udara yang cukup pendek, hanya sekitar 900 meter.

Menurut dia, sejumlah pesawat yang diproduksi PTDI pun memang didesain untuk beradaptasi dengan kondisi landasan serta kontur daratan Indonesia.

"Nah ini kita harus bisa take off dan landing-nya sekitar di bawah 900 meter. ini (Pesawat N219) telah tersertifikasi tipenya bisa sekitar 750 meter," kata Elfien.

Baca Juga

error: Content is protected !!