Sekilas Info

Kegiatan KKN Mahasiswa Fakultas MIPA Unpatti Hasilkan Inovasi Produk Olahan Lokal di Maluku

Foto: Shariva Alaidrus/ant Inovasi lilin aroma terapi dari olahan minyak jelantah dan ekstrak pala oleh mahasiswa KKN Jurusan Kimia FMIPA Unpatti Ambon

satumalukuID - Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik mahasiswa Jurusan Kimia Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon menghasilkan inovasi produk olahan bahan-bahan lokal Maluku.

Kendati pandemi COVID-19, kegiatan KKN tematik mahasiswa Jurusan Kimia FMIPA Unpatti Angkatan XLVII berhasil mengembangkan beberapa produk dari sumber daya alam yang mudah didapatkan di Maluku.

Produk-produk inovasi yang dihasilkan adalah cairan pembersih tangan berbahan daun sirih dan kulit jeruk, minyak gosok dari daun kayu putih, dan lilin aroma terapi dari olahan minyak jelantah dan ekstrak pala, biobaterai dari kulit pisang tongkat langit (Musa troglodytarum) dan bioetanol dari air kelapa.

"Beberapa produk yang dihasilkan telah melalui standarisasi, karena semua yang dihasilkan melalui uji lab dengan data yang terukur," kata Instruktur KKN Jurusan Kimia FMIPA Unpatti Imanuel BD Kapelle di Ambon, Jumat (19/2/2021).

Ia mengatakan selama pandemi COVID-19, pelaksanaan KKN berlangsung menggunakan metode pembelajaran secara virtual, tatap muka secara langsung hanya dilakukan saat uji coba hasil produk di laboratorium.

Banyak ide inovatif yang diajukan mahasiswa, dosen pembimbing yang bertanggungjawab hanya mengarahkan dan memberikan pembobotan sesuai keilmuan agar para mahasiswa dapat mengembangkan ide.

"Menghasilkan inovasi dengan memanfaatkan sumber daya sekitar kita, terutama yang ada di Maluku sehingga nantinya mereka akan siap untuk membuka peluang usaha," ucapnya.

Wakil Dekan FMIPA Bidang Akademik Henry J Wattimanela mengatakan kegiatan KKN merupakan implementasi pengabdian kepada masyarakat, yang juga salah satu tri dharma perguruan tinggi.

Secara umum KKN tematik yang dilakukan oleh mahasiswa FMIPA, menghasilkan inovasi-inovasi baik dalam bentuk produk maupun dalam bentuk teori.

Berbeda dengan Jurusan Kimia, KKN mahasiswa Jurusan Biologi mengembangkan hidroponik, Jurusan Fisika mengembangkan teori mitigasi bencana, sedangkan Jurusan Matematika mengembangkan teori proses pelatihan dan pembelajaran kreatif.

"Mereka mampu memberikan kontribusi dengan ilmu yang dimiliki dan memanfaatkan sumber daya alam yang ada di sekitar untuk menghasilkan produk yang bermanfaat, khususnya dalam kondisi pandemi COVID-19," ujarnya.

Baca Juga

error: Content is protected !!