Sekilas Info

Pendeta Elifas Maspaitella, Tokoh Gereja Ke-22 yang Jadi Ketua Sinode GPM sejak Tahun 1935

satumalukuID – Pendeta Elifas Maspaitella telah terpilih sebagai Ketua Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM) pada Kamis (18/2/2021). Dengan terpilihnya Pendeta Elifas Maspaitella, maka dia menjadi tokoh gereja ke-22 yang menjadi Ketua Sinode GPM.

Pendeta Elifas Maspaitella juga mengikuti jejak senior sebelumnya, yang menjadi Ketua Sinode GPM setelah menjabat sebagai Sekretaris Umum. Salah satu Ketua Sinode yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Umum Sinode GPM adalah Pendeta SP Titaley.

Selama ini, Pendeta Elifas dikenal sebagai salah satu tokoh intelektual muda GPM. Dia juga dikenal memiliki hubungan pertemanan dengan banyak pihak di Maluku.

Dan yang menarik, Pendeta Elifas Maspaitella dikenal sebagai penulis tetap rubrik Tali Hulaleng di portal berita www.satumaluku.id. Rubrik Tali Hulaleng yang diasuh Pendeta Elifas Maspaitella merupakan konten khusus yang memuat obrolan sosial kemasyarakatan dengan menggunakan dialeg Ambon.

Seperti diketahui, kepemimpinan Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM), sudah dimulai sejak era sebelum kemerdekaan Indonesia, yakni tahun 1935. Sejarah perjalanan GPM, menunjukkan sebanyak 21 tokoh gereja pernah menjadi Ketua Sinode GPM.

Mengutip sejarah GPM di website sinodegpm.org, diketahui tokoh pertama yang memimpin Sinode GPM adalah Pendeta J.E. Staap yakni pada periode 1935 – 1938. Sejak itu, kepemimpinan berganti hingga total 21 tokoh pernah menjadi Ketua Sinode GPM dengan ditandai perubahan berbagai aturan internal.

Berikut Daftar Ketua Sinode GPM dari Masa ke Masa

  1. JE Staap (1935-1938)
  2. C Hamel (1938 – 1940)
  3. W van Oust (1940 – 1942)
  4. F Siwabessy (Pj) (1943-1946)
  5. S Marantika (1943-1946)
  6. J Kalk (1946)
  7. P Poot (1946-1947)
  8. JCW. van Wyck Juranse (!947 – 1948)
  9. Dr. JJ. Geiser (1948 – 1949)
  10. Kainama (1949)
  11. S Marantika (1949 – 1950)
  12. Chr Mataheru (1953 – 1957)
  13. de Fretes (1957 – 1961)
  14. Pdt Th Pattiasina (1965 – 1970, 1970 – 1974 dan 1974 - 1976)
  15. Pdt MJ Wattimena (1976 – 1978)
  16. Pdt AN Radjawane (1978 – 1983, 1983 – 1985)
  17. Pdt AJ Soplantila (1986 – 1990, 1990 – 1995)
  18. Pdt SP Titaley (1995 – 2000)
  19. Pdt IWJ Hendriks (2000 – 2005)
  20. Pdt J Ruhulessin (2005 – 2010, 2010 – 2015)
  21. Pdt AJS Werinussa (2015 – 2020)
  22. Pdt ET Maspaitela (2020 – 2025)
Penulis: Petra Josua
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!