Sekilas Info

Penduduk Miskin di Provinsi Maluku Sudah Hampir 323 Ribu Jiwa, Bertambah 4,2 Ribu  

Foto ilustrasi penduduk miskin

satumalukuID - Jumlah penduduk miskin di Provinsi Maluku pada September 2020 sebanyak 322,40 ribu jiwa atau mencapai 17,99 persen dari total jumlah penduduk yang mencapai 1,848.923 jiwa.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku mencatat  dibandingkan Maret 2020 yang tercatat 318,18 ribu jiwa maka terjadi peningkatan sebanyak 4,2 ribu jiwa.

Persentase penduduk miskin di Maluku juga mengalami peningkatan sebesar 0,55 poin.

"Peran komoditas makanan terhadap garis kemiskinan (GK) jauh lebih besar dibandingkan dengan komoditas bukan makanan (perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan)," kata Kepala BPS Provinsi Maluku, Asep Riyadi di Ambon, Senin (16/2/2021).

Baca Juga:

Menurut dia, indeks kedalaman kemiskinan (p1) maupun indeks keparahan kemiskinan (p2) mengalami peningkatan. Ini mengindikasikan bahwa rata-rata pengeluaran penduduk miskin cenderung menjauhi garis kemiskinan, dan ketimpangan pengeluaran penduduk miskin lebih besar.

"Secara umum persentase penduduk miskin pada periode Maret 2016 - September 2020 menunjukkan tren yang semakin menurun, kecuali pada September 2016 dan September 2020," ujarnya.

Sementara pada periode Maret 2020 ke September 2020 terjadi peningkatan persentase penduduk miskin sebesar 0,55 persen poin. Dalam lima tahun terakhir persentase penduduk yang rata-rata pengeluaran per bulan di bawah garis kemiskinan atau yang disebut sebagai penduduk miskin berkurang sebesar 1,19 persen poin.

Asep menambahkan, apabila dibedah menurut daerah, jumlah penduduk miskin di perdesaan selama periode Maret 2016 sampai dengan September 2020 turun sebanyak 3,11 ribu jiwa. Sementara di daerah perkotaan pada periode yang sama mengalami penurunan sebanyak 2,21 ribu jiwa.

Jika dilihat dari sisi persentase, penduduk miskin di daerah perdesaan pada September 2020 sebesar 27,06 persen. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan persentase penduduk miskin di daerah perkotaan yang hanya sebesar 6,36 persen.

Selama periode Maret 2016 sampai dengan September 2020, persentase penduduk miskin di perdesaan meningkat sebesar 0,24 persen poin. Sementara untuk daerah perkotaan terjadi penurunan sebesar 1,3 persen poin.

Penulis: Jimmy Ayal/Ant
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!