Sekilas Info

DUGAAN KORUPSI

Kepsek SMK 3 Banda Neira Maluku Tengah Tersangka Kasus Dana Bos Diserahkan Jaksa

satumalukuID/Istimewa Tersangka korupsi dana bos SMK 3 Banda Neira Kabupaten Maluku Tengah, Rahman Ladjai (tengah).

satumalukuID- Penyidik Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Ambon, akhirnya menyerahkan Rahman Ladjai, Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah, kepada Penuntut Umum, Selasa (9/2/2021).

Tersangka kasus dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2015 sampai 2019, yang telah merugikan negara sebesar Rp 600 juta itu, kini ditahan di Rumah Tahan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon.

"Tadi sekitar pukul 11.00 WIT di Kantor Kejaksaan Negeri Ambon, penyidik Cabjari Ambon di Banda Neira telah melakukan penyerahan tersangka dan barang bukti  (Tahap II) kepada penuntut umum," kata Kasipenkum Kejati Maluku, Samy Sapulette kepada wartawan di Ambon.

Juru bicara Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku itu mengaku tersangka akan ditahan selama 20 hari ke depan sejak berlangsungnya tahap II.

"Bahwa setelah dilakukan tahap II,  selanjutnya terhadap tersangka dilakukan pemeriksaan Rapid Test Antigen dengan hasil pemeriksaan negatif," katanya.

Untuk diketahui, pada tahun 2015 sampai dengan 2019, SMK Negeri 3 Banda Neira mendapat kucuran dana BOS dari Pemerintah untuk kepenti­ngan sekolah.

Bukannya dipergunakan sesuai peruntukan, tersangka diduga mengelolanya tidak sesuai juknis. Ia melakukan markup, tanda tangan palsu untuk pencairan uang guru honor, dan laporan fiktif.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 2 dan pasal 3, jo pasal 18 UU No­mor 31 tahun 1999, jo UU Nomor 20 tahun 2001 tentang pembe­rantasan tindak pidana korupsi, jo pasal 64 KUHP.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!