Sekilas Info

Oknum Polairud Polda Maluku Diproses Hukum Gara-gara Hamili Mahasiswi Tapi Enggan Bertanggung Jawab

satumalukuID/Istimewa Ilustrasi

satumalukuID- SA, seorang mahasiswi di salah satu perguruan tinggi agama di Kota Ambon, terpaksa mempolisikan kekasihnya sendiri yang adalah oknum anggota polisi berinisial MFM.

Wanita 22 tahun itu nekat mempolisikan MFM yang kini sedang di tangani Propam Polda Maluku. Pasalnya, janin dalam rahimnya kini, tidak diakui oleh oknum anggota Polairud Polda Maluku tersebut.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol M. Rum Ohoirat yang dikonfirmasi satumaluku.id, membenarkan adanya laporan kasus asusila tersebut.

"Iya benar. Kasus itu sudah dilaporkan oleh korban," kata Rum yang ditemui di ruang kerjanya, Senin (8/2/2021).

Mendapat laporan itu, juru bicara Polda Maluku ini mengaku pihaknya langsung melakukan penyelidikan.

"Saat ini sudah di proses di Propam Polda Maluku," ungkap mantan Kapolres Kepulauan Aru dan Maluku Tenggara ini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun satumaluku.id, korban saat ini sedang hamil 4 bulan. Korban berbadan dua terungkap setelah melakukan cek kesehatan pada September 2020 lalu di rumah sakit.

MFM awalnya mengelak janin dalam kandungan pacarnya tersebut. Setelah diketahui keluarganya, ia kemudian berniat untuk menikahi SA.

Sayangnya, janji pernikahan yang diinginkan MFM berlangsung di Kota Ambon, hanya isapan jempol semata. Pasalnya, hingga kasus itu bergulir ke ranah hukum, keberadaan MFM tidak diketahui. Semua informasinya seakan hilang di telan bumi.

"Saat ini (Senin, 8/2/2021) korban dan ibunya sedang dimintai keterangan di Propam Polda Maluku," tambah sumber lainnya kepada satumaluku.id di Polda Maluku.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!