Sekilas Info

Gara-gara Mesin Rusak, Setiap Hari Disdukcapil Ambon Hanya Bisa Cetak 100 Lembar KTP

Kota Ambon

satumalukuID- Mesin cetak Kartu Tanda Penduduk (KTP) milik Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Ambon, dikabarkan rusak. Akibatnya, pelayanan KTP menjadi terhambat.

Kepala Disdukcapil Kota Ambon, Marcella Haurissa, mengungkapkan, kerusakan mesin cetak membuat pelayanan pembuatan KTP menjadi terganggu.

KTP, kata dia, biasanya dalam sehari mampu dicetak sebanyak 200 lembar, kini turun menjadi 100. Sebab, satu unit mesin pencetak mengalami kerusakan dan kini masih diperbaiki di Jakarta.

"Kita punya dua unit mesin. Biasanya kita cetak 200 KTP per hari. Namun sekarang yang beroperasi hanya satu unit. Makanya, saat ini kita hanya bisa cetak 100 KTP per hari," ungkap Marcella kepada wartawan di Balai Kota Ambon, Senin (8/2/2021).

Menurut Marcella, pihaknya tidak bisa memaksakan pengoperasian satu unit mesin saat ini. Sebab dikhawatirkan mengalami kerusakan lagi.

"Kalau kita paksakan untuk mencetak lebih dari 100 KTP, otomatis mesin akan panas, dan itu bisa membuat blanko jadi hangus. Olehnya itu, Disdukcapil sementara ini masih menurunkan kuota cetak," katanya.

Saat ini, tambah Marcella, perbaikan mesin cetak KTP yang rusak telah selesai dikerjakan. Dalam waktu dekat, pihaknya akan berangkat ke Jakarta untuk mengambilnya sendiri.

"Mesin itu tidak bisa diperbaiki di Ambon, makanya harus servis di Jakarta. Dan proses servisnya sudah selesai, tapi tidak bisa dikirim melainkan kita yang harus ambil sendiri, sebab ada berita acara yang harus ditandatangani sebelum mengambil mesin ini," ujarnya.

Marcella meminta warga Kota Ambon tidak perlu khawatir dengan kerusakan mesin tersebut. Selain servisnya sudah selesai, di sisi lain ketersediaan tinta dan blanko KTP masih cukup.

"Blanko dan tinta yang kita punya masih cukup bahkan sangat cukup. Kita hanya menunggu satu mesin yang telah diperbaiki, kemudian semua pelayanan akan lebih maksimal lagi," pungkasnya.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!