Sekilas Info

Sejak Tahun 1935, Sudah 21 Tokoh Jadi Ketua Sinode Gereja Protestan Maluku

Dokumentasi sinodegpm.org

satumalukuID – Kepemimpinan Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM), sudah dimulai sejak era sebelum kemerdekaan Indonesia, yakni tahun 1935. Sejarah perjalanan GPM, menunjukkan sebanyak 21 tokoh gereja pernah menjadi Ketua Sinode GPM.

Mengutip sejarah GPM di website sinodegpm.org, diketahui tokoh pertama yang memimpin Sinode GPM adalah Pendeta J.E. Staap yakni pada periode 1935 – 1938. Sejak itu, kepemimpinan berganti hingga total 21 tokoh pernah menjadi Ketua Sinode GPM dengan ditandai perubahan berbagai aturan internal.

Baca Juga: Sudah Waktunya AMGPM Tampil sebagai Organisasi Mandiri Tak Lagi Dibiaya Gereja

Yang menarik, dari periode kepemimpinan dalam sejarah Sinode GPM, hanya Pendeta Th Pattiasina yang memimpin selama tiga kali yakni pada periode 1965 – 1970, 1970 – 1974 dan 1974 – 1976.

Selanjutnya ada tiga tokoh yang menjadi Ketua Sinode GPM selama dua periode yakni Pendeta A,N Radjawane (!978 – 1983, 1983 – 1985), Pendeta A,J Soplantila (1986 – 1990, 1990 – 1995), dan Pendeta John Ruhulessin (2005 – 2010, 2010 – 2015). Selebihnya, rata-rata satu periode kepemimpinan.

Berikut Daftar Ketua Sinode GPM dari Masa ke Masa

  1. JE Staap (1935-1938)
  2. C Hamel (1938 – 1940)
  3. W van Oust (1940 – 1942)
  4. F Siwabessy (Pj) (1943-1946)
  5. S Marantika (1943-1946)
  6. J Kalk (1946)
  7. P Poot (1946-1947)
  8. JCW. van Wyck Juranse (!947 – 1948)
  9. Dr. JJ. Geiser (1948 – 1949)
  10. C. Kainama (1949)
  11. S Marantika (1949 – 1950)
  12. Chr Mataheru (1953 – 1957)
  13. FH. de Fretes (1957 – 1961)
  14. Pdt Th Pattiasina (1965 – 1970, 1970 – 1974 dan 1974 - 1976)
  15. Pdt MJ Wattimena (1976 – 1978)
  16. Pdt AN Radjawane (1978 – 1983, 1983 – 1985)
  17. Pdt AJ Soplantila (1986 – 1990, 1990 – 1995)
  18. Pdt SP Titaley (1995 – 2000)
  19. Pdt IWJ Hendriks (2000 – 2005)
  20. Pdt J Ruhulessin (2005 – 2010, 2010 – 2015)
  21. Pdt AJS Werinussa (2015 – sekarang)
Penulis: m-15
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!