Sekilas Info

MALUKU LUMBUNG IKAN NASIONAL

Menteri Perhubungan, Kelautan dan Perikanan, Kepala BKPM RI Bersama Gubernur Maluku Tinjau Lokasi Ambon New Port dari Laut

satumalukuID/Husen Toisuta Depan dari kiri ke kanan, Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Menteri Kelautan dan Perikanan, Wahyu Sakti Trenggono, Gubernur Maluku Murad Ismail, dan Anggota DPR RI Hendrik Lewerissa, tampak sedang mendengar paparan Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku, DR. Abdul Haris, di Ambon, Jumat (5/2/2021).

satumalukuID- Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Menteri Kelautan dan Perikanan, Wahyu Sakti Trenggono, serta Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, Bahlil Lahadalia, bersama Gubernur Maluku, Murad Ismail, meninjau lokasi pembangunan Pelabuhan Perikanan terintegrasi dengan Ambon New Port di Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah (Pulau Ambon), Jumat (5/2/2021).

Peninjauan lokasi pembangunan yang berada di perbatasan Negeri Waai dan Liang, Kecamatan Salahutu, ini dilakukan dari perairan laut dengan menggunakan KM Siwalima, sore tadi.

Sebelum melakukan peninjauan, rombongan Menteri, Gubernur dan Forkopimda Maluku terlebih dahulu meninjau peta pembangunan Pelabuhan Perikanan terintegrasi dengan Ambon New Port. Peta itu dijelaskan oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku, DR. Abdul Haris.

Menurut Abdul Haris, luas area pembangunan Pelabuhan Perikanan terintegrasi dengan Ambon New Port sebesar 717.288 Ha. Pelabuhan Perikanan akan dibangun di Dusun Batu Dua.

Sementara itu, Gubernur Maluku mengungkapkan, dalam rencana pembangunannya ternyata masih ada alternatif satu, dua dan tiga. Semuanya sudah dilihat dan digambarkan saat meninjau lokasi bersama rombongan menteri.

"Nanti abis ini kita berembuk lagi untuk mencari mana yang paling terbaik di antara tiga alternatif pembangunan ini," kata Murad yang didampingi Menteri Perhubungan, Kelautan dan Perikanan, serta Kepala BKPM RI, di atas KM Siwalima.

Mantan Dankor Brimob Polri ini mengaku, dalam rancangan pembangunan salah satu proyek strategis nasional ini, tugas Gubernur yaitu menyiapkan pembebasan lahan.

"Jadi tugas Gubernur adalah dalam rangka persiapan, pelaksanaan dan pembebasan lahan. Itu semua tanggungjawab Gubernur," kata Murad.

Hingga kini, Murad mengaku pihaknya sudah memiliki bayangan lokasi pembangunan tersebut, kendati belum ditentukan.

"Sampai hari ini lokasinya sudah ada bayangan tapi kita belum menentukan. Namun Gubernur sudah membentuk tim untuk pelaksanaan pembebasan lahan yang telah ditunjuk dari pemerintah," ucapnya.

Murad meminta dukungan semua pihak agar rencana strategis dalam rangka pembangunan Pelabuhan Perikanan terintegrasi dengan Ambon New Port untuk menunjang Lumbung Ikan Nasional (LIN) ini bisa terlaksana di Indonesia Timur, yakni Maluku.

"Saya atas nama Gubernur memberikan apresiasi kepada pak Presiden dan menteri-menteri terkait, termasuk pak Menko, Menhub, Menteri kKP, termasuk pak Bahlil dan juga Deputi Kemenko Manves. Kita harus berterima kasih kepada Bahlil ini," kata Murad sembari ditanggapi Bahlil Lahadalia yang mengaku sebagai putra daerah.

Penulis: Husen Toisuta
Editor: redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!