Sekilas Info

Di Masa Pandemi Covid-19, Laporan PAD dari Sektor Pariwisata Provinsi Maluku Justru Naik 200 Persen

indonesiakaya.com Lokasi Gong Perdamaian Dunia di Kota Ambon yang menjadi sumber pendapata asli daerah Dinas Pariwisata Provinsi Maluku.

satumalukuID - Semua wilayah di dunia sedang dilanda pandemi Covid-19 sepanjang tahun 2020. Namun, yang menarik, bersamaan dengan situasi tersebut, perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Maluku justru mampu melampaui estimasi target, bahkan melebihi 200 persen.

"Karena Covid-19, target PAD kita direvisi menjadi Rp150 juta untuk tahun 2020. Dan ternyata naik sekitar 200 persen dari yang ditargetkan," kata Sekretaris Dinas Pariwisata Provinsi Maluku Rio Z M Pelu, di Ambon, Kamis (4/2/2021).

Realisasi PAD tahun 2020 sebesar Rp356.210.000 bersumber dari penarikan retribusi di tiga lokasi wisata yang dikelola langsung oleh Dispar Maluku, yakni Pantai Hunimua (Desa Liang, Kabupaten Maluku Tengah), Pantai Namalatu (Desa Latuhalat, Kecamatan Nusaniwe) dan Monumen Gong Perdamaian Dunia (pusat kota Ambon).

Perolehan PAD terbesar berasal dari Pantai Namalatu sebanyak Rp147.377.000, disusul Pantai Hunimua Rp180.773.000 dan Monumen Gong Perdamaian Dunia sebanyak Rp28.060.000.

Menurut Rio, kendati terjadi kenaikan sebesar 200 persen, bila dibandingkan dengan realisasi PAD pada 2019 sebesar Rp672.947.600, perolehan PAD tahun 2020 masih jauh dari yang diharapkan.

Untuk tahun 2021, PAD Disbudpar Maluku telah ditetapkan dengan estimasi target sebesar Rp1 miliar.

"Dampak dari pandemi Covid-19. PAD 2019 kita juga direvisi tapi realisasinya juga melampaui yang ditargetkan," ujarnya.

Selama tiga tahun terakhir, realisasi PAD Dispar Maluku terbanyak terjadi pada 2018, yakni Rp995.521.000 dari total estimasi target sebesar Rp600.000.000, naik pesat dari tahun 2017 yang hanya mencapai Rp500.000.000

Peningkatan tersebut didukung oleh angka kunjungan wisatawan yang mencapai 135.868 orang, terdiri dari 18.979 orang wisatawan mancanegara dan 116.889 orang wisatawan nusantara.

Sedangkan devisa di sektor pariwisata tercatat sebesar Rp213.890.625.000, meningkat dari capaian devisa pariwisata tahun 2017 sebanyak Rp203.704.000.000.

Baca Juga

error: Content is protected !!