Sekilas Info

Ini Tiga Penegasan Gubernur Maluku kepada 362 CPNS yang Baru Diangkat

satumalukuID/Istimewa 328 CPNS Provinsi Maluku Formasi Tahun 2019 yang baru menerima SK Pengangkatan.

satumalukuID - Sedikitnya 328 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Maluku, yang hari ini menerima Surat Keputusan (SK) Gubernur Maluku tentang Pengangkatan Menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Provinsi Maluku Formasi Tahun 2019, mendapat tiga pesan tegas dari Gubernur Maluku Murad Ismail.

Penegasan yang juga merupakan instruksi gubernur itu, disampaikan melalui Sekretaris Daerah Maluku, Kasrul Selang, saat penyerahan SK yang berlangsung di Aula Lantai VII Kantor Gubernur Maluku..

Berikut penegaskan sekaligus instruksi strategis kepada para CPNS sebagai ASN yang baru menapak karir sebagai abdi negara tersebut.

Pertama, sebelum diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), CPNS harus menjalani masa percobaan atau masa prajabatan selama 1 tahun, sejak diangkat menjadi CPNS.

Selama masa percobaan tersebut, Gubernur Murad mengingatkan, CPNS akan dinilai apakah layak untuk diangkat sebagai PNS atau tidak.

Untuk itu, dirinya berharap para CPNS dapat mengikuti masa prajabatan tersebut dengan baiń∑, sehingga dapat memenuhi syarat dan kualifikasi untuk diangkat menjadi PNS.

Kedua, setidaknya ada 3 tugas utama yang diemban CPNS sekaligus sebagai bagian dari ASN yaitu melaksanakan kebijakan publik yang dibuat oleh pejabat pembina kepegawaian, memberikan pelayanan publik yang profesional dan berkualitas serta mempererat persatuan dan kesatuan NKRI.

"Tugas mulia inilah, yang harus saudara-saudara pikul sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. Laksanakanlah amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab, berlandaskan nilai dasar, kode etik dan kode perilku sebagai CPNS," terangnya.

Ketiga, pengangkatan sebagai CPNS, dilaksanakan dalam suasana keprihatinan karena pendemi covid 19 yang telah menimbulkan krisis kesehatan dan ekonomi, bahkan dampaknya kemudian menyentuh pada seluruh aspek.

"Di sinilah saudara harus terpanggil dan dapat memberikan kontribusi konkrit dalam penanganan covid 19, terutama untuk membantu dan melayani masyarakat dalam menghadapi krisis saat ini," tandas Gubernur Murad.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Kepagawaian Daerah (BKD) Provinsi Maluku, Jasmono menyampaikan, bahwa pada formasi CPNS 2019, Pemprov Maluku memperoleh kuota sebanyak 369 Formasi.

"369 formasi tersebut dengan rincian, formasi umum sebanyak 362 formasi, yang terdiri dari, tenaga guru sebanyak 262 formasi, tenaga kesehatan sebanyak 10 formasi, tenaga teknis sebanyak 90 formasi dan formasi disabilitas sebanyak 7 formasi," terang Jasmono.

Terkait Hasil SKB, Jasmono katakan, berdasarkan pengumuman Ketua Panitia Seleksi Penerimaan CPNS Tahun 2019 Nomor 09/PANSELDA.CPNS/X/2020 tanggal 31 Oktober 2020 tentang Hasil Akhir Seleksi Dan Peserta Yang Dinyatakan Lulus Seleksi Penerimaan CPNS Pemprov Maluku, dengan hasil sebanyak 328 peserta atau (47,12%) dinyatakan Lulus Seleksi CPNS Formasi Tahun 2019 dari peserta SKB sebanyak 696 peserta, dengan rincian, tenaga guru sebanyak 233 formasi, tenaga kesehatan sebanyak 6 formasi, tenaga teknis sebanyak 89 formasi.

Selain penyerahan SK CPNS, pada kesempatan itu, dilakukan juga penyerahan Buku Tabungan dan ATM Bank Maluku-Maluku Utara, Kartu BPJS dan TASPEN kepada 328 CPNS.

Penulis: Tiara Salampessy
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!