Sekilas Info

Goergie Manuhua, Lulusan IAKN Ambon dan Majelis Gereja yang Fokus Memburu Sampah Plastik

Georgie Manuhua, pegiat lingkungan yang aktif mengkampanyekan ancaman sampah plastik dan penanganannya (Dok. pribadi)

Hari sudah semakin sore, tapi suasana masih ramai dengan suara-suara obrolan dan tawa renyah beberapa orang remaja di halaman belakang sebuah rumah sederhana berukuran 6x4 meter di Dusun Wailete, Desa Hative Besar, Kota Ambon, Kecamatan Teluk Ambon.

Para remaja ini sibuk memilah dan menyusun berbagai sampah rumah tangga, mulai dari kemasan bekas makanan ringan hingga kantung kresek belanjaan, sembari sesekali berkelakar ringan.

Sampah plastik yang sudah dibersihkan, mereka susun di sudut halaman. Sampah-sampah itu dibersihkan untuk didaur ulang menjadi barang baru yang bisa dipakai lagi.

Kegiatan ini menjadi aktivitas lain bagi sebagian remaja di Dusun Wailette. Mereka secara sukarela bergantian membantu membersihkan dan mengatur ulang sampah plastik yang dikumpulkan dari berbagai lokasi di Ambon.

Di antara para remaja yang sedang membersihkan dan mengatur sampah-sampah plastik, tampak seorang pemuda juga sibuk melakukan hal yang sama.

Dia adalah Georgie Manuhua atau akrab disapa Joe, seorang pegiat lingkungan yang aktif mengkampanyekan bahaya sampah plastik bagi alam.

Duduk lesehan tanpa alas di atas tanah, kepala Joe menunduk serius, tangannya bergerak cepat mencuci dan melepaskan label puluhan botol plastik kemasan air mineral berukuran satu liter yang menumpuk di samping kirinya.

Botol plastik yang sudah bersih, ia pindahkan ke sisi kanannya. Botol-botol tersebut nantinya akan disusun ulang sesuai kategori dan jenisnya.

"Ini mau dibuat eco brick, jadi harus dibersihkan dulu sebelum dipakai," katanya di Ambon, Senin sore (1/2/2021).

Nama Joe cukup dikenal di kalangan muda Kota Ambon. Ia banyak terlibat kegiatan kepemudaan dan tergabung dalam komunitas maupun gerakan yang berkaitan dengan perdamaian.

Dilahirkan di Ambon pada 5 Juli 1984, Joe merupakan lulusan Pendidikan Agama Kristen di Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon. Sehari-hari ia bekerja sebagai sekretaris majelis jemaat di Gereja Souhuru Klasis Pulau Ambon Utara.

Kampanye pengurangan penggunaan plastik guna menghindari peningkatan jumlah sampah plastik ke lingkungan telah menjadi bagian dari aktivitas Joe sejak tahun 2017.

Meski hanya bergerak seorang diri, aksi Joe mendapat perhatian banyak orang. Ia kerap diundang sebagai pembicara di kampus-kampus, juga komunitas dan kelompok masyarakat untuk mensosialisasikan ancaman limbah plastik bagi dan penanganannya.

Upayanya ini juga telah memberikan dampak perubahan yang cukup siginifikan bagi wilayah tempat ia tinggal, bahkan mempengaruhi kebijakan desa terkait penanganan sampah plastik.

Selanjutnya 1 2 3

Baca Juga

error: Content is protected !!