Sekilas Info

Korupsi ADD dan DD, Raja Negeri Porto Dituntut Penjara 1,6 Tahun

satumalukuID/Istimewa Ilustrasi

satumalukuID- Marthen Abraham Nanlohy, Raja Negeri Porto, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, dituntut bersalah oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Tipikor Negeri Ambon, Kota Ambon, Senin (1/2/2021).

Terdakwa kasus dugaan korupsi pengelolaan anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tahun 2015-2017 ini dituntut selama 1 tahun dan 6 bulan penjara.

Selain hukuman kurungan badan, terdakwa juga dituntut membayar denda Rp.50 juta subsider 3 bulan kurungan.

"Berdasarkan bukti dan saksi, terbukti secara sah dan meyakinkan tindakan korupsi sebagaimana diatur dalam pasal 3 jo pasal 18 undang undang 20 tahun 2001 tentang perubahan undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang tipikor jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo pasal 64 ayat (1) KUHP," baca JPU Ardy.

Usai membacakan tuntutan, sidang yang dipimpin Majelis Hakim, diketuai Jenny Tulak, didampingi Benhard Panjaitan dan Feliks R Wuisan, kemudian menunda sindang hingga pekan depan. Agendanya nota pembelaan (pledoi).

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!