Sekilas Info

Kabupaten Seram Bagian Barat Punya Banyak Potensi yang Bisa Dikembangkan BUMDes Termasuk Minyak Kayu Putih

Foto: Humas Kemendes PDTT Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar meninjau potensi pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Eti, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, Sabtu (30/1/2021).

satumalukuID - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar meninjau potensi pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Eti, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku.

"Saya datang langsung ke Maluku untuk mencermati lebih jauh apa yang seharusnya dilakukan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi dalam rangka upaya percepatan peningkatan ekonomi desa melalui BUMDes, utamanya di Provinsi Maluku," kata Mendes Halim melalui keterangan pers di Jakarta, Sabtu  (31/1/2020) .

Mendes Halim atau yang akrab disapa Gus Menteri mengatakan bahwa Seram Bagian Barat memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan oleh BUMDes, salah satunya produksi minyak kayu putih. Namun, sayangnya produk-produk unggulan tersebut masih kekurangan offtaker.

"Saya bersyukur sampai di lokasi ini (Seram Bagian Barat) banyak potensi alam yang sudah dikelola dengan baik. Tinggal satu, bagaimana agar potensi yang sudah menjadi hasil produksi bisa terpasarkan dengan baik," katanya.

Gus Menteri menilai persoalan pemasaran tidak hanya dialami oleh BUMDes di Seram Bagian Barat, tetapi juga dialami oleh sebagian besar BUMDes di Indonesia.

Untuk itu, ia terus melakukan komunikasi dengan sejumlah offtaker untuk membantu memasarkan produk unggulan desa.

"Kadang soal ini bukan karena tidak ada pasar. Tapi pasar yang tidak tau di mana harus mendatangkan barang atau produsen yang tidak tahu ke mana harus menaruh barang. Maka kunci utama adalah komunikasi," katanya.

Ia juga terus berupaya membantu meningkatkan pemasaran produk BUMDes melalui platform-platform digital. Menurutnya, promosi dan pemasaran produk BUMDes melalui platform digital penting dilakukan untuk mempermudah akses terhadap konsumen.

"Kita terus berupaya untuk meningkatkan media komunikasi pemasaran yang paling mudah dijangkau, yaitu pemasaran via online," ujar Gus Menteri.

Dalam kunjungan ke Desa Eti, ia juga berdiskusi dengan sejumlah Pengurus BUMDes di Kabupaten Seram Bagian Barat untuk mengetahui potensi dan hambatan yang dialami.

Sebelumnya, pada hari yang sama (29/1), Gus Menteri juga meninjau BUMDes Hutakau Desa Batu Merah Ambon dan berdiskusi dengan sejumlah pengurus BUMDes di Kota Ambon.

Penulis: Katriana/ant
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!