Sekilas Info

Warga Kehormatan Kota Ambon yang Juga Kapitan Maluku Wismoyo Arismunandar Meninggal Dunia

Foto Dok Basudara Maluku Global Jenderal (Purn) Wismoyo Arismunandar, Kapitan Maluku sebagai Pembina Basudara Maluku Global saat pertemuan di Jakarta tahun 2019 lalu didampingi Ketua Pemuda Maluku Indonesia Bersatu (PMIB ) Ronny Syauta.

satumalukuID  - Salah satu warga Kehormatan Kota Ambon yang juga berjuluk Kapitan Maluku, Jenderal TNI (Purn) Wismoyo Arismunandar dikabarkan meninggal dunia karena sakit pada Kamis pagi (28/11/2021).

Kabar duka itu disampaikan oleh Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Nefra Firdaus dalam keterangannya, di Jakarta, Kamis.

"Innalillahi Wa Innailaihi Raaji’uun. Kami menyampaikan berita duka cita. Telah meninggal dunia Jenderal TNI (Purn) Wismoyo Arismunandar pada jam 04.29 di RS Pondok Indah karena sakit," kata Nefra.

Mantan KSAD ini, mendapat gelar kehormatan Kota Ambon pada tahun 1990-an. Dia merupakan tokoh pertama yang mendapat gelar kehormatan tersebut resmi dari Pemerintah Kota Ambon saat pemerintahan Walikota Chris Tanasale.

Selain itu Wismoyo Almarhum juga diberi gelar Kapitan, saat menjabat sebagai Panglima Trikora yang saat itu membawahi wilayah Paoua dan Maluku.

Semasa hidupnya, dia dikenal dekat warga Maluku. Bahkan almarhum menjabat Ketua Dewan Pembina saat pembentukan Ormas Pemuda Maluku Indonesia Bersatu (PMIB) tahun 2000-an lalu dan menjadi Pembina Basudara Maluku Global.

Rencananya, jenazah almarhum Jenderal Wismoyo akan dimakamkan di Giribangun, Solo, Jawa Tengah. Sebelum bertolak ke Solo, mendiang akan disemayamkan di rumah duka di Jalan Gempol 10, Bambu Apus, Jakarta Timur.

Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa dan keluarga besar TNI AD turut berduka cita atas meninggalnya almarhum Jenderal Wismoyo pada usia 80 tahun.

"Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT," kata Nefra.

Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa juga direncanakan akan menjadi Inspektur Upacara di rumah duka.

Jenderal TNI (Purn) Wismoyo Arismunandar adalah purnawirawan perwira tinggi TNI-AD yang pernah menjabat sebagai KSAD ke-17 pada tahun 1993 sampai 1995 dan Pangkostrad periode 1990 sampai dengan 1992.

Beliau juga pernah menjabat sebagai Wakasad pada tahun 1992 hingga 1993. Sebelum mengemban jabatan sebagai Pangkostrad, almarhum juga pernah menjabat sebagai Pangdam XVII/Tkr pada 1986 dan Pangdam IV/Dip pada 1989.

Jabatan demi jabatan ditapakinya di jajaran korps baret merah sampai dengan jabatan Danjen Kopassus. Sosok Wismoyo yang merupakan ipar Presiden Kedua RI Soeharto (menikah dengan Sri Hardjanti) terkenal dekat dengan bawahan dan tegas dalam kedisiplinan.

Namanya sempat mencuat sebagai kandidat Panglima ABRI tetapi Soeharto lebih memilih Feisal Tanjung dan menugaskan Wismoyo sebagai Ketua KONI.

Lulusan Akademi Militer Nasional tahun 1963 itu merupakan anak dari pasangan Sri Wurjan dan Arismunandar.

Baca Juga

error: Content is protected !!