Sekilas Info

LAWAN COVID-19

55 Orang di Maluku Terpapar Korona, 69 Dinyatakan Sembuh

satumalukuID/Tim Gugus Covid-19 Maluku Infografis kondisi pasien Covid-19 di Maluku, sampai hari Minggu (24/1/2021).

satumalukuID- Sebanyak 55 orang warga di Maluku ditemukan terkonfirmasi virus korona (Covid-19). Sedangkan 69 orang pasien lainnya sudah dinyatakan sembuh sejak Sabtu kemarin (23/1/2021).

Data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku tercatat, 55 orang terkonfirmasi korona berasal dari Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Maluku Tengah (Malteng) dan Maluku Barat Daya (MBD).

"Kemarin total konfirmasi 6.259. Ada penambahan 55 orang. Dari Ambon 35, Malra 16, Malteng 2 dan MBD 1," kata Ketua Harian Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku, Kasrul Selang, Minggu (24/1/2021).

Selain kasus konfirmasi, tim satgas juga menemukan 69 orang pasien Covid-19, yang sudah dinyatakan sembuh. Mereka berasal dari Kota Ambon, Tual, Kabupaten Kepulauan Aru, dan Buru.

Sementara untuk pasien yang terpapar korona di Maluku saat ini mengalami penurunan menjadi 884 orang. Sedangkan korban meninggal dunia berjumlah 93 orang.

"Kalau total pasien sembuh 5.282. Saat ini yang sembuh dari Ambon 53, Aru 12, Tual 3 dan Buru 1. Yang masih dirawat 884 dan meninggal 93 orang di Maluku," terangnya.

Ratusan pasien yang masih dirawat di Maluku tersebar di Kota Ambon: 371 pasien, Tual: 48 pasien, Kabupaten Buru: 24 pasien, Buru Selatan: 16 pasien, Maluku Tengah: 161 pasien, Seram Bagian Barat: 10 pasien, Seram Bagian Timur: 11 pasien, Seram Bagian Timur: 4 pasien, Maluku Barat Daya: 2 pasien, Kepulauan Tanimbar 90 pasien, Maluku Tenggara: 76 pasien dan Kepulauan Aru: 81 pasien.

Pemerintah Provinsi Maluku mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu melawan pandemi Covid-19, saling mendukung dan menjaga untuk NKRI.

"Senantiasa mentaati protokol kesehatan seperti menjaga jarak ketika bertemu, jangan bersentuhan, cuci tangan pakai sabun, hindari kerumunan dan gunakan masker di kerumunan," pinta Kasrul.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!