Sekilas Info

IN MEMORIAM OPA BING

Slank dan Warga Net Mengenang Sang Musisi yang Berkarya dari Hati dengan Jujur

Foto: ANTARA FOTO/Embong Salampessy Maestro Steel Guitar dan Legenda Musik Hawaiian Indonesia Bing Leiwakabessy menceritakan kiprahnya dalam bermusik, pada acara bincang musik bertajuk "Bakudapa, Stori-stori dan Demo Musik", di Workshop Coffee Ambon, Maluku, Kamis (7/4/2016) malam. Pada acara diskusi yang dihadiri puluhan musisi muda Maluku tersebut, Bing yang saat ini berusia 93 tahun, memperkenalkan seni bermain musik Hawaiian, serta memberikan tips memainkannya secara baik.

Kepergian Maestro Steel Guitar Indonesia, Johannis “Bing” Leiwakabessy, meninggalkan rasa kehilangan pada banyak musisi dan warga net penikmat musik.

Akun group musik papan atas, Slank, menulis singkat pada dinding FB mereka: Turut berduka cita atas wafatnya Opa Bing Leiwakabessy, mari kita sama-sama kirim doa. Postingan pada tanggal 21 Januari pukul 19.30 ini, disertai tiga buah foto yang memperlihatkan personil Slank berfoto bareng Opa Bing.

Sampai Jumat (22/1/2021), sudah sebanyak 18.000 orang memberi respon terhadap postingan ini. Selain dibagikan oleh 214 orang, sebanyak 325 warga net memberi komebtar dan rata-rata menyatakan turut berduka cita atas kepergian maestro musik Hawaian Indonesia asal Maluku ini.

Ungkapan kehilangan sang maestro yang rendah hati ini, juga datang dari musisi yang juga pembina group Amboina Ukulele Kids Community (AUKC), Nicho Tulalessy. Melalui dinding FB-nya, Nicho membagikan rekaman video memory di bulan Desember 2020. Nicho menyebut moment ini akan dikenang selama hidup dia dan keluarganya.

“Opa Bing main Hawaen dan beta main Ukulele tanpa ada musik pengiring yang lain. Di umur Opa Bing yang sudah paling banyak itu, terlihat jelas di video ini, semangatnya tidak undur. Tetap semangat berkobar. Salut. Pesan Opa Bing yang langsung disampaikan kepada 100 anak AUKC saat HUT Kota Ambon yang dirayakan AUKC bersama Opa Bing, untuk hidup laeng sayang laeng. Musik bikin orang bahagia,” tulis Nicho.

Ungkapan salut untuk almarhum Opa Bing, juga disampaikan pekerja perdamaian yang juga Sekretaris Umum PGI, Jacky Manuputty. Lewat akun FB-nya inisiator gerakan Provokator Perdamaian ini menyebut: Opa Bing Leiwakabessy, Sang Legenda Hidup, Maestro Steel Guitar Indonesia, meninggal hari ini di Ambon dalam usia 97 tahun.

“Ia bertahan dan berkarya dari hati dengan jujur, sampai usianya telah uzur.  Selamat jalan, Opa Bing. Kembalilah kepada Sang Maestro Kehidupan. Semoga disana mereka meminta Opa Bing mainkan ‘Blue Amboina Bay’, atau ‘the Royal Hawaiian Hula’, sambil didampingi oleh Glenn Fredly yang sangat memujamu, serta bung Jojie Leiwakabessy almarhum, musisi lawas sekaligus putra kekasih yang lebih dahulu mendahuluimu,” tuturnya.

Baca Juga:

Theodore Weohau, salah satu warga net ikut pula menyampaikan duka cita atas kepergian Opa Bing. Theo menulis: RIP Oom Bing Leiwakabessy (1923-2021), Sang Maestro Hawaiian Lap Steel Guitar, legenda musik asal Maluku dan seniman sejati, pencipta banyak lagu yang selalu dimainkan dengan manis. Juga pelukis yang ulung.

Menurut Theo, ketika mendengar kabar duka meninggalnya Opa Bing, dia lantas teringat percakapan dengan beliau sekitar bulan Mei 2007 di Ambon.

“Percakapan terjadi ketika saya sedang belajar jenis tuning (setelan steel guitar) yang berbeda-beda untuk jenis lagu yang berbeda. Oom Bing mengajarkan 6 tuning berbeda pada saya. Tuning disesuaikan dengan lagu yang dimainkan,” ujarnya.

Di sela-sela berlatih, kata Theo, selalu beliau menceritakan banyak kisah. Biasanya kisah sebuah lagu dan mengapa lagu tertentu lebih cocok dengan tuning tertentu.

Salah satu lagu yang menurut beliau manis, tutur Theo, adalah lagu Beautiful Dreamer. Ada cerita panjang di situ, terutama mengapa pada masa lalu lagu itu sering dimainkan dengan hawaiian lap steel guitar.

“Ketika saya menyimak lagu itu dan liriknya memang lagu yang indah. Lagu itu pernah dinyanyikan oleh Al Johnson dan Bing Crosby,” terang Theo.

Meskipun dirinya tidak bisa ke Ambon dan memberikan penghormatan terakhir kepada beliau, namun dalam kenangan dan kesedihan yang mendalam dia memainkan lagu Beautiful Dreamer untuk mengenang dan menghormati beliau yang sangat luar biasa dalam musik dan seni.

“Selamat jalan Oom Bing. Beristirahatlah dengan tenang dalam kedamaian abadi Bapa di Sorga. Kiranya keluarga yang berduka diberikan penghiburan dan kekuatan iman,” pungkas Theo.

Selain Slank dan beberapa warga net di atas, sejumlah musisi tanah air serta para warga net yang kenal langsung maupun tidak, juga menyampaikan duka cita melalui akun sosial media mereka.

Penulis: Tiara Salampessy
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!