Sekilas Info

LAWAN COVID-19

Kasus Covid-19 di Maluku Diprediksi Melonjak Bulan Februari

satumalukuID/Husen Toisuta Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Maluku, Adonia Rerung, saat memberikan keterangan pers di Kantor Gubernur Maluku, Kota Ambon.

satumalukuID- Pemerintah Provinsi Maluku sudah mulai menggelar Rapid Test Antigen kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sebab, diprediksi kasus Covid-19 akan melonjak pada bulan Februari 2021 mendatang.

"Diduga nanti pada bulan Februari akan melonjak kasus covid. Secara nasional memang ada lonjakan dan sebab itu ada rapat virtual dengan bapak Mendagri dan Pimpinan Daerah. Setelah itu pak sekda memimpin rapat kemarin dan memberikan petunjuk," kata juru bicara Satgas Covid-19 Maluku, dr. Adonia Rerung kepada wartawan di Kantor Gubernur Maluku, Kota Ambon, Kamis (21/1/2021).

Langkah apa yang dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan Covid, kata Adonia, yaitu dengan menggelar rapid test antigen secara masal. Rapid antigen mulai diberlakukan kepada seluruh Aparat Sipil Negara (ASN) di Provinsi Maluku.

"Ada upaya yang bisa menekan laju deteksi korona maka dilakukan screening rapid antigen bagi semua ASN tingkat provinsi maupun di Kota Ambon dan mungkin akan disusul oleh kabupaten lain," kata dr. Dony, sapaan Adonia Rerung.

Menurutnya, jumlah pegawai yang berdomisili di Kota Ambon sekitar 3.500 orang. 50 persen diantaranya bekerja di kantor, dan lainnya di rumah masing-masing. Sehingga rapid antigen mulai dilakukan hingga 28 Februari 2021. Setiap pegawai yang sudah dirapid akan dibuktikan dengan kartu.

"Jadi nanti yang masuk bekerja wajib melakukan rapid antigen. Rapid antigen akan dibuktikan dengan adanya kartu. Jadi setiap pegawai yang masuk kerja maka satpol pp akan memeriksa kartu itu," terangnya.

Ia menyebutkan, lokasi yang disediakan untuk pemeriksaan rapid antigen ada tiga. Yaitu di Kantor Gubernur, Samsat Waihaong dan di Karang Panjang, Kota Ambon.

"Akan mulai berjalan sampai hari minggu dengan target bisa 1.500 pegawai bisa diperiksa. Sisanya diperiksa bertahap dan nanti akan diatur sip pada hari-hari kerja," jelasnya.

Apabila dalam pemeriksaan rapid antigen ditemukan ada yang reaktif, Dony mengaku akan dilanjutkan dengan pemeriksaan swab.

"Kalau nantinya ada yang positif maka akan ditindaanjuti dengan swab lebih lanjut untuk membuktikan itu (hasil rapid antigen)," tandasnya.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!