Sekilas Info

Dipolisikan, Bos Gema Rejeki di Ambon Siap Hadapi Leonora Lisapaly

satumalukuID/Istimewa Roos Alfaris, penasehat hukum Jhon Tuhuteru, Bos CV Gema Rejeki.

satumalukuID- Bos CV Gema Rejeki, John Tuhuteru alias Titi, menegaskan siap menghadapi laporan polisi yang dilayangkan Leonora Lisapaly.

Titi dipolisikan karena diduga melakukan pencemaran nama baik. Ia mempidanakan Leonora tentang hutang piutang, tapi ditolak hakim Pengadilan Negeri Ambon. Bahkan upaya kasasi Titi juga ditolak Mahkamah Agung.

Merasa benar dan tidak melakukan perbuatan penipuan seperti yang dituduhkan, Leonora kembali menempuh jalur hukum dengan mempolisikan pengusaha semabako ternama di Kota Ambon ini.

"Kami menghargai dan tahu bahwa hak dan kedudukan setiap orang di dalam hukum itu sama. Dan silahkan saja melapor. Namun yang jelas kami telah siap untuk menghadapi laporan polisi yang dilayangkan oleh Leonora Lisapaly, " tegas Roos Jeane Alfaris, penasehat hukum Titi kepada wartawan di Ambon, Rabu (20/1/2021).

Roos mengaku tak ingin mencampuri laporan Leonora terhadap kliennya. Namun semestinya, kata dia, Leonora harus jeli melihat unsur-unsur yang terdapat dalam pasal 317 junto 318 KUHPidana. Sebab, laporan yang dilayangkan kliennya kepada Leonora bukan palsu.

"Karena Leonora tahu dengan pasti bahwa suaminya ada berhutang pada Titi. Bahkan Leonora sendiri pernah menemui kliennya guna menanyakan berapa besar hutang suaminya kepada Titi," jelasnya.

Roos menjelaskan berdasarkan amar putusan menyatakan terdakwa Leonora telah terbukti melakukan perbuatan yang didakwakan kepadanya; Pasal 372, 378 (penipuan dan penggelapan), tetapi perbuatan itu tidak merupakan suatu tindak pidana.

"Jadi laporan klien saya itu betul, tetapi bukan tindak pidana. Nah sekarang ini kita lagi upayakan secara perdata," tambahnya.

Ia menyebutkan, awal mula hingga Titi, kliennya terpaksa mempolisikan Leonora, berawal saat dirinya datang menanyakan besaran hutang mendiang suaminya tersebut.

Kala itu, lanjut Roos, pertemuan antara kliennya dengan Leonora tidak menemukan titik temu. Besaran nilai hutang suami Leonora tidak ada kecocokan. Hasilnya, pertemuan saat itu tidak gagal atau tidak ada  kesepakatan.

"Pertemuan tersebut tidak menghasilkan kesepakatan dan Leonora belum juga membayar hutang suaminya itu. Dan Leonora juga berjanji akan membayar hutang suaminya tersebut," katanya.

Janji Leonora untuk membayar hutang suaminya kerap ditagih. Sayangnya, hingga kasus itu berproses di ranah hukum, tak kunjung dibayar.

"Karena tidak pernah dibayarkan, sehingga klien saya menempuh jalur hukum. Dengan demikian laporan yang dilayangkan itu bukan palsu dan tidak menyerang nama baik Leonora. Ini karena Leonora sendiri sudah mengakui adanya hutang piutang antara suaminya dan klien saya," jelasnya.

Roos mengaku, kliennya terpaksa mempolisikan Leonora agar diharapkan ada niat baiknya untuk melunasi hutang suaminya tersebut.

"Jadi sekali lagi tidak ada laporan palsu atau upaya klien saya untuk mencemarkan nama baik Leonora. Karena dikatakan laporan palsu itu apabila klien saya tahu bahwa laporan itu tidak benar akan tetapi klien saya tetap saja melaporkannya. Tapi kenyataannya kan tidak," jelasnya.

Dengan laporan balik Leonora, Roos berharap mereka dapat membuktikan adanya unsur pencemaran nama baik yang dilakukan kliennya.

Bahkan, pihaknya, tambah Roos, akan melapor balik Leonora dengan sangkaan penipuan. Sebab, Leonora mengaku sudah membayar hutang suaminya melalui nomor rekening istrinya Titi.

"Namun ternyata Leonora tidak dapat membuktikan hal tersebut di depan persidangan. Selain laporan pidana, perkara ini juga tengah disidangkan secara perdata di pengadilan negeri Piru. Dengan tujuan agar Leonora dan anak-anaknya melunasi hutang almarhum Berthy Themalagi (suami Leonora) kepada Titi," katanya.

Roos menduga, laporan polisi yang dilayangkan oleh Leonora kepada kliennya ada modus tertentu terkait hutang piutang suaminya dengan Titi.

"Saya menduga laporan polisi yang dilayangkan Leonora ini adalah modus dari yang bersangkutan agar persoalan hutang piutang antara almarhum suami Leonora dengan klien saya tidak perlu lagi dibayar oleh Leonora. Namun saya tegaskan, klien saya telah siap menghadapai laporan polisi dari Leonora," tandasnya.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!