Sekilas Info

Hujan Ekstrim Picu Tanah Longsor di Banda, Ini Analisa BMKG Ambon

satumalukuID- Hujan ekstrim melanda wilayah Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (16/1/2021). Kondisi itu akibat La Nina moderat. BMKG memprediksi hal serupa masih berpeluang terjadi hingga tiga hari ke depan.

Curah hujan dengan intensitas ektrim di wilayah Banda tersebut menyebabkan terjadinya tanah longsor di jalan raya, kawasan Desa Nusantara, Banda, sekira pukul 21.00 WIT. Beruntung tidak ada korban jiwa.

"Indeks Ekso berada dalam kategori La Nina Moderat, sehingga terdapat adanya penambahan massa udara uap air dari Samudera Pasifik ke wilayah Indonesia. Indeks Dipole Mode dalam kategori Netral (+0.2), sehingga tidak berpengaruh terhadap penambahan massa udara dari Samudera Hindia ke wilayah Indonesia," kata Carisz Kainama, Kepala Stasiun Meteorologi Bandaneira, dalam siaran persnya, Minggu (17/1/2021).

Berdasarkan data model analisis Sea Surface Temperature (SST), Sabtu (16/1/2021), menunjukkan SST di wilayah Pulau Banda berada pada nilai yang cukup hangat antara 30 – 31 °C. Sementara anomali suhu muka laut bernilai 0.0 – 1.0 °C di area perairan sekitar Pulau Banda.

"Kondisi ini menunjukan aktifitas penguapan yang cukup tinggi sehingga menyebabkan banyak suplai uap air di atmosfer untuk mendukung terbentuknya awan-awan konvektif di sekitar wilayah Pulau Banda," jelasnya.

Berdasarkan pengamatan pada Stasiun Meteorologi Bandaneira, kejadian hujan ekstrim pada Sabtu (16/1/2021) mulai pukul 06.00 UTC. Di awali dengan intensitas ringan, kemudian sangat lebat terjadi pukul 09.00 UTC – 12.00 UTC.

Akumulasi curah hujan pada waktu itu mencapai 121.0 mm dan dilanjutkan dengan hujan intensitas ringan hingga sedang sampai pukul 00.00 UTC, Minggu (17/1/2021). Sehingga total akumulasi curah hujan pada Sabtu (16/1/2021) senilai 187.3 mm.

Kondisi tersebut terjadi akibat adanya tekanan rendah di Barat Daya Laut Banda. Ini didukung dengan adanya pertemuan angin (konvergensi) yang membuat masa udara terkumpul dan mendukung terbentuknya awan – awan konvektiv. Di antaranya terdapat awan cumulonimbus (Cb) dengan puncak suhu awan mencapai -100oC pada pukul 09.00 UTC - 11.00 UTC di atas Kecamatan Banda.

"Hujan yang bersifat lokal dengan intensitas ringan hingga sedang sesekali lebat dengan disertai petir masih berpotensi terjadi di wilayah Banda hingga tiga hari ke depan," tandasnya.

Foto: Hujan ekstrim picu tanah longsor di Desa Nusantara, Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (16/1/2021). (satumalukuID/Istimewa)

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!