Sekilas Info

Tersandung Kasus Perdagangan Kayu Ilegal, Pengusaha dari Maluku Diserahkan ke Kejaksaan Sikka NTT

satumalukuID - Pengusaha asal Maluku yang menjadi Direktur CV Astria Arifa berinisial JT saat ini sedang menjalani proses hukum di Kejaksaan Negeri Sikka, Nusa Tenggara Timur. Dia telah ditetapkan sebagai tersangka perdagangan kayu ilegal yang dibawa dari Pulau Seram, Maluku.

Proses hukum awal terhadap JT dilakukan Penyidik Balai Gakkum KLHK Wilayah Jabalnusra. Kemudian JT diserahkan kepada Kejari Sikka pada Kamis, 14 Januari 2021, berikut barang bukti. Adapun barang bukti yang diserahkan kepada Kejari Sikka berupa kayu balok dengan total volume 175,3380 meter3, sebuah kapal motor KM Mala Walie 09, empat dokumen Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan Kayu (SKSHHK), lima lembar surat berlayar, dan tiga lembar dokumen persetujuan berlayar.

Penyerahan tersangka dan barang bukti dilakukan setelah penyidik merampungkan penyidikan dan berkas penyidikan dinyatakan P21 oleh Jaksa Peneliti Kejari Sikka pada Selasa (12/1/2021) lalu. Sebelum diserahkan, tersangka telah menjalani tes swab antigen sesuai dengan protokol kesehatan di Puskesmas Maumere pada Selasa (12/1) lalu, dengan hasil tes tersangka dinyatakan negatif Covid-19.

Kasus ini merupakan pengembangan dari operasi peredaran hasil hutan kayu asal Maluku di Pelabuhan Wuring Maumere NTT dan Gudang UD Indah yang terletak di Jalan Bangkunis Dermaga Wuring, NTT. Penyidikan dilakukan sejak 10 November hingga 18 November 2020 di Ambon, Maluku dan NTT.

Tersangka dijerat dengan Pasal 14 Huruf a dan/atau b Jo. Pasal 88 Ayat 1 Huruf b dan/atau Pasal 16 Jo. Pasal 88 Ayat 1 Huruf a, Undang-Undang No 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 tahun serta denda paling banyak Rp 2,5 miliar.

“Masa pandemi Covid-19 tidak menyurutkan upaya penegakan hukum lingkungan hidup dan kehutanan. Bagi masyarakat yang mengetahui adanya perdagangan dan peredaran hasil hutan kayu ilegal silakan melapor ke Balai Gakkum KLHK,” kata M. Nur, Kepala Balai Gakum KLHK Wilayah Jabalnusra, Kamis (14/1/2020).

Penulis: m-15
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!