Sekilas Info

OBITUARI

Lelaki di Tengah Badai Reformasi,  Selamat Jalan Kawan Max

"Jika kesabaran bernilai dari apapun, itu harus dipertahankan sampai akhir. Dan keyakinan untuk hidup akan bertahan ditengah terpaan badai terbesar sekalipun.”

Kata-kata ini merupakan ungkapan kontemplatif dari Mohandas Karamchand Gandhi (1869-1948), yang populer dengan nama Mahatma Gandi. Ia adalah salah seorang figur penting, yang terlibat dalam gerakan kemerdekaan India, dimana dalam perjuangannya ia tidak menggunakan kekerasan, dengan mengusung gerakan kemerdekaan melalui aksi demonstrasi damai.

Qoutes ini menggambarkan kawan Marcus Pattiapon. Ia sosok aktivis yang hadir tatkala badai reformasi pada tahun 1998 lalu di kampus biru Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon.

Masih teringat saat merebaknya demonstrasi di kawasan Jalan Diponegoro Ambon tahun 1998 lampau, ketika ia mengemban jabatan sebagai Ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Ambon. Nampak ia hadir bersama kawan-kawannya. Ada juga Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ambon, Rio Pelu bersama kawan-kawannya. Mereka nampak berkoordinasi untuk demonstrasi yang tengah berlangsung.

Namun sebenarnya sebelum ia aktif sebagai Ketua GMKI Cabang Ambon, saya sudah mengenalnya sebagai aktifis mahasiswa di kampus biru, Unpatti.

Sedari dulu pria berbadan tinggi ini penampilannya selalu saja rapih. Nampak karakter leadershipnya begitu kuat, yang saya prediksikan ia bakal menjadi pimpinan masa depan. Itu tidak meleset karena beberapa tahun kemudian ia menduduki jabatan pengurus Partai Golkar Kota Ambon, anggota/ketua fraksi Partai Golkar di DPRD Kota Ambon, dan berbagai jabatan strategis lainnya pada organisasi kepemudaan.

Rupanya tak sekedar saya mengenalnya sebagai aktifis di kampus biru, Unpatti saja, dalam penyelenggaraan Pemilu pun kami sering berinteraksi. Dari interaksi itu, saya mengenalnya sebagai profil politikus murah senyum, yang santun dan rendah hati meskipun memiliki jabatan yang tinggi di partainya dan di DPRD Kota Ambon.

Hari ini saya mendengar kabar duka kawan Max Pattiapon, “lelaki di tengah badai reformasi” itu telah berpulang, turut berduka cita yang mendalam atas kepergiannya.

Selamat jalan kawan Max Pattiapon. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan dan keluarga yang di tinggalkan mendapat kekuatan lahir dan batin, amin.

Penulis: M. J. Latuconsina, adalah pemerhati masalah sosial dan politik, tinggal di Ambon. 

Penulis: M. J. Latuconsina
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!