Sekilas Info

LAWAN COVID-19

Gubernur Maluku, Pangdam, Kapolda, Wali Kota Ambon dan Tokoh Agama Siap Divaksin

satumalukuID/Husen Toisuta Gubernur Maluku Murad Ismail.

satumalukuID- Kick off vaksinasi Covid-19 di Maluku akan berlangsung di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP), Wailela, Kota Ambon, Jumat (15/1/2021) mendatang.

Selain Gubernur Maluku Murad Ismail, orang-orang yang juga akan divaksin apabila memenuhi persyaratan yaitu Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Agus Rohman, Kapolda Maluku Irjen Pol Refdi Andri, Danlantamal IX Ambon Laksamana Pertama TNI Eko Jokowiyono, dan Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy.

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Maluku, dr. Adonia Rerung, mengatakan, vaksinasi yang akan dihelat di RSUP Leimena Ambon, rencananya juga diikuti Sekretaris Daerah Maluku, Kepala-Kepala Dinas, Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maluku, Sekum Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM), maupun Sekretaris Kota Ambon.

"Jadi di Leimena nanti ada pak Gubernur, Pangdam, Kapolda, Sekda, Kadis, Sekjen MUI kalau tidak salah, Sekum Sinode GPM, Danlantamal kalau tidak salah," ujar Rerung kepada wartawan di Kantor Gubernur, Kota Ambon, Rabu (13/1/2021).

Rerung menambahkan, Wali Kota Ambon dan Sekretaris Kota juga termasuk orang yang akan mengikuti vaksinasi di RSUP Leimena.

Para stakeholder dari Provinsi dan Kota Ambon itu, kata Rerung, merupakan orang-orang pertama di Maluku yang akan divaksinasi, apabila memenuhi persyaratan.

Syarat vaksinasi tahap pertama yaitu berusia dari 18 sampai dengan 59 tahun. Selain itu, mereka tidak memiliki riwayat penyakit tertentu. Misalnya penyakit paru seperti asma dan TBC, diabetes meletus DM, alergi berat, ginjal, rematik, maupun sakit saluran pencernaan kronis. Juga bukan penyintas Covid-19.

"Nanti dilihat. Makanya nanti disaring di meja. Pokoknya nanti melalui prosedur itu. Dia (orang yang akan divaksin) akan mendata di meja pertama, lalu pada meja kedua akan dilihat apakah memenuhi syarat atau tidak," jelasnya.

Untuk diketahui, teknis pelaksanaan vaksinasi yaitu pada meja pertama; pendaftaran dan verifikasi data, meja kedua; skrining, anamnesa dan pemeriksaan fisik sederhana, serta edukasi vaksinasi Covid-19, meja ketiga; pemberian vaksin dan meja empat; pencatatan, petugas mempersilahkan sasaran untuk menunggu 30 menit (antisipasi apabila ada KIPI), sasaran diberikan kartu vaksinasi dan penanda edukasi pencegahan Covid-19.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!