Sekilas Info

LAWAN COVID-19

30 Warga Pengguna Jalan di Ambon Kembali Terjaring Melanggar Prokes

satumalukuID /Husen Toisuta Sejumlah warga tampak akan menjalani rapid test sebagai hukuman pelanggaran protokol kesehatan pada mobil Puskesmas keliling di Kantor DPRD Ambon, Senin (11/1/2021).

satumalukuID- Operasi Yustisi penegakan Protokol Kesehatan (Prokes) di Kota Ambon terus dilakukan. Hari ini, Senin (11/1/2021), kurang lebih 30 orang terjaring razia tersebut. Mereka langsung menjalani sanksi rapid test di tempat.

Pantauan satumaluku.id, Operasi Yustisi pada penerapan PSBB Transisi ke-12 hari ini berlangsung di depan Kantor DPRD Kota Ambon, Jalan Rijali, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Operasi dihelat sejak pagi hingga pukul 11.17 WIT. Tim razia adalah gabungan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, TNI dan Polri.

Puluhan kendaraan baik roda empat maupun roda dua dihentikan dalam operasi tersebut. Mereka kedapatan melanggar prokes.

Puluhan orang pengguna jalan yang dihentikan umumnya tidak menggunakan masker, atau hanya menutup dagu. Juga ditemukan mengangkut penumpang melebihi ketentuan, yaitu 50 persen dari daya angkut sebenarnya.

Mereka yang melanggar prokes tampak digiring menuju ke dalam halaman parkir Kantor DPRD Kota Ambon. Di sana, terdapat satu unit mobil Puskesmas keliling yang melayani rapid test.

Koordinator Fasilitas Umum Satgas Covid-19 Kota Ambon, Richard Luhukay, mengaku, operasi Yustisi gencar dilakukan. Tujuannya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Hari ini kami dapati 30-an lebih pelanggar (prokes). Sesuai SOP setiap pelanggar itu kami lakukan rapid test di tempat," kata Richard yang ditemui satumaluku.id pada pos security Kantor DPRD Kota Ambon.

Puluhan pelanggar diberikan sanksi rapid test di tempat. Bila ditemukan reaktif, mereka langsung dibawa untuk menjalani swab test di dinas Kesehatan Kota Ambon.

"Sampai saat ini kami belum mendapat hasil akhir (rapid test). Yang pasti kami dapati 30-an lebih," kata Richard.

Menurutnya, operasi Yustisi pada PSBB Transisi ke 12 hari ini mengalami penurunan dari sebelumnya. Ini diharapkan karena masyarakat kota mulai sadar dan disiplin menerapkan prokes.

"Mungkin juga ada yang tahu jalur-jalur mana yang dilakukan operasi Yustisi," sebutnya.

Pemkot Ambon menghimbau masyarakat agar senantiasa menerapkan prokes saat beraktivitas di luar rumah.

"Kami berharap Kota Ambon bisa mengendalikan Covid19 dan masuk pada zona yang nyaman yaitu zona hijau. Itu harapan kami ke depan," tandasnya.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!