Sekilas Info

LAWAN COVID-19

Kesempatan Perdana PELNI Ambon Akan Distribusi Vaksin Covid-19 ke Banda

satumalukuID/Husen Toisuta Pelabuhan Yos Sudarso Ambon.

satumalukuID- PT. Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Ambon, menyatakan siap untuk mendistribusikan vaksin Covid-19 Sinovac di 11 kabupaten/kota di Maluku.

"Sudah ada koordinasi dari pihak KKP Maluku bahwa untuk perdana pengiriman ini diwacanakan di Kecamatan Banda (Maluku Tengah)," kata Kepala PELNI Ambon, Samto, melalui Kepala Operasi, Robby Munardi kepada satumaluku.id, Jumat (8/1/2021).

Munardi mengaku, kemarin pihaknya bersama Kantor Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP) Maluku melakukan uji coba penempatan pendingin vaksin di atas KM Pangrango. Ini dilakukan untuk mengetahui memadainya kelistrikan.

"Hari ini (Jumat) pihak KKP dengan kita untuk uji coba penetapan kulkasnya, pendingannya (Cold Chain) dulu di atas kapal Pangrango, apakah memadai dari segi kelistrikan dan juga tempatnya," ujarnya.

Menyoal waktu pendistribusian vaksin, Munardi mengaku belum diketahui pasti. Sebab, kewenangan itu ada pada pihak KKP.

"Untuk jadwal pendistribusiannya sendiri kita masih belum tahu, itu kewenangan dari KKP. Intinya kita siap membantu dalam pendistribusian vaksin di wilayah Maluku," ungkapnya.

Menurutnya, sesuai rencana, perdana pengiriman vaksin akan di bawah ke Banda. Ini setelah adanya koordinasi dengan KKP.

"Perdana ke Banda, karena sudah ada kotaknya (Cold Chain). Kita akan pasang kotaknya di kapal Pangrango sebanyak 2 unit," sebutnya.

Namun, tambah Munardi, pihaknya akan memastikan kelayakan listrik untuk menghidupkan Cold Chain, alat pendingan vaksin Sinovac tersebut.

"Nanti kita lihat listrik untuk pendinginnya memadai ndak untuk membawa vaksin itu. Karena harus ada maksimal sekian derajat, minimal sekian derajat," ungkapnya.

PELNI, lanjut dia, siap menyediakan kapal putih atau perintis yang bisa menyuplai alat pendingin vaksin untuk didistribusikan di seluruh daerah Maluku.

"Intinya kami siap," tambahnya.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!