Sekilas Info

Buronan Kasus Reboisasi Bursel Dieksekusi ke Lapas Ambon

satumalukuID- Muhammad Tuasamu, buronan kasus penyalahgunaan anggaran reboisasi dan pengkayaan tahun 2010 pada Dinas Kehutanan Kabupaten Buru Selatan (Bursel), dieksekusi ke ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Ambon, Jumat (8/1/2021).

Pria 61 tahun ini dieksekusi setelah tiba di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku, Kota Ambon, pukul 16.00 WIT. Ia diterbangkan dari Jakarta dan tiba di Bandara Pattimura Ambon dengan maskapai penerbangan Garuda Airlines pukul 15.20 WIT.

"Kami akan mengeksekusi Muhammad Tuasamu, mantan Kadis Kehutanan Buru Selatan. Ia menjadi DPO sejak tahun 2018," kata Aspidsus Kejati Maluku, Muhammad Rudi kepada wartawan.

Berdasarkan putusan Mahkamah Agung, Rudi mengaku terpidana dijatuhi hukuman 7 tahun penjara, denda Rp.200 juta, subsider 6 bulan kurungan.

"Olehnya itu kami akan melakukan putusan Mahkamah untuk mengeksekusi yang bersangkutan ke Lapas klas dua Ambon," jelasnya.

Untuk diketahui, pelarian Muhammad Tuasamu, berakhir di Jalan Johar Baru IV, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat. Ia diciduk tim tangkap buronan Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Tinggi Maluku, Rabu (6/1/2021).

Kejahatan yang dilakukan Tuasamu tidak sendiri. Ia bersama Janwar Risky Polanunu, Pelaksana Teknis Kegiatan, Syarif Tuharea, Bendahara Pengeluaran, dan Thabat Thalib M alias Oyang selaku Kuasa Direktur CV. Agoeng, kala itu.

Hasil kejahatan para terpidana tersebut menyebabkan negara mengalami kerugian sebesar Rp.2.136.162.516,64.

Foto: Muhammad Tuasamu (tengah), terpidana kasus penyalahgunaan anggaran reboisasi dan pengkayaan tahun 2010 pada Dinas Kehutanan Kabupaten Buru Selatan, saat akan dieksekusi ke Lapas Klas IIA Ambon, Jumat (8/1/2021). (satumalukuID/Husen Toisuta)

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!